Rumah Kosong Ludes Dilalap Api – Palopo Pos
Metro

Rumah Kosong Ludes Dilalap Api

Bantuan

Kepala BPBD Kota Palopo, Hasan, S.Sos didampingi Lurah Batupasi, Huriah, SE saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

PALOPO — Kamis 24 Juni 2016 di siang yang terik, sekitar pukul 11.00 Wita, warga Kelurahan Batupasi Lingkungan Geddong Kecamatan Wara Timur dihebohkan peristiwa kebakaran rumah warga. Api cepat sekali membesar hingga meludeskan satu rumah, dan rangka atap dua rumah lainnya.

Sirine mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) memecah kerumunan warga di lokasi kebakaran. Puluhan personil Damkar dengan sigap melakukan upaya pemadaman api yang sudah membesar dan melalap habis bagian atas rumah tersebut.

Api berhasil dikuasai dan dipadamkan selama 27 menit dan melakukan pendinginan selama 40 menit.

Suniati (30) salah seorang korban yang rumahnya terbakar mengungkapkan kalau saat itu dirinya berada di dalam rumah tiba-tiba melihat ada asap dari rumah sebelahnya, yang tiba-tiba langsung membesar.

”Saya panik dan berteriak ketika melihat api mulai membesar. Para warga pun berdatangan dan menghubungi petugas Damkar,” sebut Suniati yang masih terlihat ketakutan dan bingung atas peristiwa tersebut.

Ia mengungkapkan kalau saat api membesar dirinya hanya bersama saudaranya, sedangkan ibu dan kakaknya sedang ke pasar. Sementara ayahnya berada di tempat kerja.

”Kami tak menyangka api cepat sekali meludeskan rumah om kami itu. Tak ada yang bisa diselamatkan dalam rumah tersebut,” tuturnya.

Lurah Batupasi, Hurriah, SE yang kebetulan sedang melakukan kunjungan warganya saat itu juga terlihat panik dan langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran.

”Saya langsung menuju ke lokasi rumah yang terbakar tersebut dan melakukan evakuasi seorang nenek berumur 70 tahun dibantu warga ke kantor kelurahan,” sebutnya.
Hurriah mengungkapkan rumah yang ludes itu dalam keadaan kosong. Pemiliknya bernama Hamiruddin (45) berada di wasuponda bersama keluarganya. Rumah tersebut sedang berada dalam renovasi untuk dijadikan kost.

”Rumah yang ludes itu tak berpenghuni. Namun dalam rumah tersebut ada sejumlah perabot seperti televisi, kursi dan juga kulkas,” sebutnya.

Sedangkan dua rumah lainnya, rangka atapnya ludes terbakar.
Sementara itu, Kepala Damkar Kota Palopo, Drs Rachmad, M.Si saat dikonfirmasi menyebutkan, laporan warga yang diterima via telepon sekitar pukul 11.25 Wita. Seketika itu 39 personil dengan lima armada termasuk 1 mobil pompa meluncur di TKP.

”Selain lima armada yang kami terjunkan, kami juga dibantu satu unit mobil tangki PDAM dalam pemadaman,” jelas Rachmad disela-sela pengecekan alat armada Damkar.

Rachmad mengimbau potensi kebakaran sangat rentan terjadi di bulan Ramadan. Untuk itu, tetaplah waspada karena potensi kebakaran ada pada kehidupan keseharian kita. Apalagi di Ramadan ini aktivitas masak-memasak meningkat, baik itu persiapan sahur atau buka puasa. Juga hindari penggunaan petasan dan kembang api.

Ia meminta agar jangan membakar sampah pada tempat yang mudah terbakar. Kemudian periksa instalasi listrik agar tidak memakai secara berlebihan.

“Puasa ini aktivitas memasak bukan turun, tapi malah naik. Sehingga kondisi ini sangat rentan menyebabkan terjadi kebakaran. Kami mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran,” tegasnya.

Selain itu, dia meminta kepada para camat dan lurah untuk tak bosan mengimbau waspada kebakaran.
“Kalau perlu di masjid-masjid, juga bisa mengimbau menjelang waktu berbuka bisa diimbau agar tidak lalai dengan kompor, begitu juga seusai tarawih kembali diingatkan. Insya Allah kalau ramai-ramai kita ingatkan, akan semakin memperkecil musibah kebakaran,” imbuhnya.

Selama ini kata dia, banyak peristiwa kebakaran yang terjadi di Kota Palopo disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik. Pemicu kebakaran oleh hubungan pendek arus listrik itu lanjutnya, akibat minimnya kesadaran masyarakat terhadap instalasi listrik.

Di bulan Ramadan ini, petugas Damkar selalu siaga jika terjadi kebakaran. Saat ini, Damkar memiliki 41 personil dengan 5 (unit) armada pompa, satu unit mobil komando yang membawa mesin portable dalam melakukan suplai air, serta satu unit mobil rescue yang setiap saat siaga memadamkan api.
BPBD Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

Usai kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran. Bantuan yang diberikan kepada tiga Kepala Keluarga (KK) tersebut langsung diserahkan Kepala BPBD Kota Palopo, Hasan, S.Sos didampingi Lurah Batupasi, Hurriah, SE.

Bantuan tersebut berupa makanan siap saji, selimut, pakaian, sarung, family kid dan berbagai peralatan dapur lainnya.

Hasan usai menyerahkan bantuan berharap bantuan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh warga yang menjadi korban kebakaran.

Dirinya juga mengatakan kalau bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui BPBD terhadap warga Palopo yang tertimpa musibah.

”Kami berharap agar korban kebakaran dapat tabah menghadapi musibah di bulan Ramadan ini. Dan warga lain diimbau berhati-hati dalam mengantisipasi musibah kebakaran yang setiap saat bisa saja terjadi,” imbau Hasan.(rhm)

Most Popular

To Top