Lewat Darat 8 Jam, Naik Pesawat Hanya 45 Menit – Palopo Pos
Utama

Lewat Darat 8 Jam, Naik Pesawat Hanya 45 Menit

KALAU naik pesawat dari Makassar menuju Luwu memang lebih cepat. Nyaman juga. Tidak sampai 8 jam dibanding kalau naik darat. Pilot senior yang menerbangkan pesawat ATR-72 mengakui kalau jarak tempuh bisa lebih cepat. Dari bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju bandara Bua butuh sekitar 45 menit. Pada ketinggian 15 ribu kaki atau sekitar 4.000 meter dari permukaan laut.

Bandara Bua yang letaknya di sekitar pesisir laut ini sangat representatif karena bisa didarati dari dua arah, dari Selatan maupun dari arah utara.

Bandara Bua yang terletak di Kecamatan Bua atau sekitar 17 km dari Kota Palopo saat ini dinyatakan layak untuk didarati pesawat berbadan besar sejenis ATR-72. Ini setelah landasan pacu (run away) pada tahun 2015 dilakukan pelapisan ulang (over lay) dengan panjang 1.400 meter dan lebar 30 meter.

Lantas bagaimana perencanaan pengembangan bandara Bua ke depan? Syarifuddin mengatakan, pihaknya sedang berjuang pengusulan penambahan anggaran hingga mencapai Rp100 miliar, dalam rangka penambahan landasan pacu dari 1.400 meter menjadi 1.600 meter, penambahan taxi way dan area parkir pesawat, usulan perluasan terminal penumpang dari 240 meter persegi menjadi 1000 meter persegi.

Sukses proses pengenalan rute penerbangan dan kondisi bandara Udara Bua (proving flight) dengan pesawat berbadan besar ATR-72 600 milik maskapai Wings Air, mendapat tanggapan positif dari segenap elemen masyarakat. Bukan hanya di Kabupaten Luwu melainkan juga masyarakat se-Tana Luwu

Ahmad, pegawai kementerian keuangan RI yang bertugas di Kota Palopo, penumpang pesawat Susi Air yang ditemui harian ini di bandara Bua, terkait rencana beroperasinya ‘burung besi’, mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali memanfaatkan pesawat Susi Air di bandara Bua sebagai alat transportasi paling efektif untuk bepergian.

”Saya sering menggunakan Susi Air di bandara Bua untuk ke Makassar. Saya lebih memilih menggunakan transportasi pesawat terbang ketimbang menggunakan transportasi darat untuk ke Makassar karena sangat efisien dari segi waktu dan murah,” katanya. Dapat dibayangkan, dengan menggunakan transportasi darat, ia harus mengeluarkan uang sekitar Rp350 ribu dan membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 10 jam untuk tiba di Makassar. Namun dengan pesawat Susi Air, ia hanya membutuhkan uang Rp290 ribu (tiket pesawat) dan tiba di Makassar dalam waktu tidak lebih 1 jam.

Ahmad mengatakan, pihaknya sangat merespon positif jika pihak Maskapai Wings Air bisa melayani rute Bandara Bua-Makassar dengan menggunakan pesawat jenis ATR-72. Hal itu akan memberikan kemajuan di bidang transportasi udara di Kabupaten Luwu dan Kota Palopo bahkan se Tana Luwu-Toraja, dan pada sisi lain akan mendorong investasi di daerah ini

“Saya sangat yakin dengan beroperasinya ATR-72 nanti, akan banyak masyarakat yang memanfaatkan pesawat tersebut. Di era saat ini hal terpenting adalah bagaimana kita bisa menghemat waktu. Apalagi jika tiket pesawat ini dijual dengan harga kompetitif, pasti respon masyarakat akan sangat besar,” kata Ahmad.

Dari pantauan harian Palopo Pos, pada akun media sosial facebook milik Andrie Islamuddin, yang mengunggah foto Wings Air ATR-72 saat mendarat mulus di Bandara Bua pada sesi proving flight Sabtu, mendapat apresiasi dalam jumlah ratusan orang. Bahkan, sejumlah pemilik akun di medsos facebook banyak lebih jauh mempertanyakan kapan ‘burung besi’ tersebut terbang perdana melayani Bandara Bua- Makassar, berikut tarif tiket pesawat bermesin jet tersebut

Maskapai Wings Air hingga hari ini terus berkomunikasi aktif dengan Pemerintah Kabupaten Luwu dan pihak Kementerian Perhubungan RI dalam rangka memberi pelayanan pesawat berbadan besar ATR-72 di Bandara Bua. Informasi yang dihimpun wartawan Harian Palopo Pos, niat itu tinggal selangkah lagi.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang saat bertemu Bupati Luwu HA Mudzakkar di Direktorat Jenderal Planologi Kementerian Kehutanan RI di Jakarta, Kamis, lalu, mengungkapkan, Wings Air sudah dipastikan bakal memberikan pelayanan transportasi udara di Bandara Bua. Bahkan, Agus Arifin Nu’mang memberi sinyal bahwa Wings Air dengan pesawat jenis ATR-72 bakal terbang perdana pada tanggal 13 Oktober 2016 mendatang.
“13 Oktober itu sudah pasti. Dari Jakarta, Makassar dan Bua sebagai tanda penerbangan perdana Wings Air ini,” ujar Agus Arifin Numang.

Bupati Luwu, Andi Mudzakkar yang ditemui usai menghadiri pertemuan dengan Dirjen Planologi mengatakan, Pemkab Luwu memberi apresiasi terhadap rencanap mengudaranya Wings Air yang dijadwalkan pekan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami ucapkan terima kasih. Penerbangan perdana yang akan dilakukan pada pekan depan (pekan ini,red), menjadi bukti keseriusan Wings Air. Pesawat ini akan melayani rute penerbangan Bua-Makassar setiap hari,” kata Mudzakkar.

Terpisah, kesiapan dan kepastian waktu maskapai Wings Air anak perusahaan penerbangan Lion Group untuk melayani rute penerbangan komersil di Bandara Bua ini diungkapkan langsung Regional Manager Wings Air Lion Group Muhammad Aliwes via ponselnya. Menurutnya, kepastian beroperasinya burung besi milik Wings Air sesungguhnya tinggal selangkah lagi pasca dilakukannya proving flight Sabtu lalu.

“Kepastian kami memberi pelayanan di Bandara Bua tinggal selangkah lagi. Yakni terbitnya ijin rute terbang dari Kementerian Perhubungan RI. Kami belum bisa memastikan kapan waktu yang resmi kita beroperasi,tetapi itu tinggal menunggu waktu saja tinggal selangkah lagi, yaitu terbitnya ijin rute terbang dari Pemerintah dalam hal ini dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,” kata Aliwes.

Aliwes mengatakan, terbitnya ijin rute penerbangan dari pemerintah sangat tergantung dari hasil verifikasi kegiatan proving flight yang sudah dilaksanakan Sabtu lalu di Bandara Bua Luwu.

“Waktu pesawat kami melakukan proving flight itukan dihadiri langsung pihak Dirjen Perhubungan Udara yang ikut di dalam pesawat. Mereka mencatat apa saja yang dialami saat melakukan proving flight, nah hal itu lah yang diverifikasi. Kalau sudah ada hasilnya, maka ijin terbang akan diterbitkan kepada Wings Air. Tetapi kami optimis hal itu tidak akan menjadi masalah, semoga ini bisa secepatnya sehingga rencana itu bisa berjalan normal,” Tandas Aliwes.(and/ary)

Most Popular

To Top