Jaga Komunikasi dan Saling Terbuka Kunci Keharmonisan – Palopo Pos
FEMALE

Jaga Komunikasi dan Saling Terbuka Kunci Keharmonisan

* Suryati Arfah, SE, Seksi Ekonomi Dharmayukti Karini PN Palopo

BIDUK rumah tangga akan kokoh dan terasa begitu indah, apabila diisi dengan kepercayaan. Kemudian terbuka, jujur, komitmen, dan menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan hidup.

Itulah yang diterapkan oleh female kita minggu ini, Suryati Arfah SE, dalam membina dan menata ikatan suci pernikahan dengan suaminya, Mahir Sikki SH.

Sury — sapaan akrabnya — mengisi hari-harinya dengan menjadi ibu yang baik untuk anak-anak dan istri solehah untuk sang suami. Wanita berdarah asli Bua ini, juga aktif menjalankan tugasnya sebagai sksi ekonomi pada organisasi wanita peradilan dharmayukti Karini Pengadilan Negeri (PN) Palopo.

Tak hanya mengurus rumah tangga dan jadi pengurus dharmayukti, putri dari pasangan Muh Arfah dengan Aminah (almarhum) ini, mulai menekuni dunia make-up. Setiap tiga kali seminggu, alumni S1 Fakultas Ekonomi Akuntansi UMI Angkatan 2002, mengikuti kursus make up.

Kenapa memilih make up? Menurut wanita kelahiran November 1979 ini, make-up itu adalah hobi yang sekaligus bisa jadi profesi. Begitu pula sebaliknya. Make-up adalah pekerjaan yang membuatnya nyaman tanpa ada beban. Mungkin semua wanita suka menggunakan make-up, tapi tidak semua wanita paham seni ber-make-up.

BACA JUGA:  Banyak Relasi, Rezeki Datang

Ketertarikannya dengan dunia make-up, diawali saat ia bekerja di PT Timurama Makassar. Perusahaan tersebut bergerak di bidang kontraktor. Dimana setiap harinya, pegawai di bagian administrasi dituntut untuk berpenampilan menarik. Di situlah awalnya.

Hanya saja, setelah sembilan tahun bekerja di perusahaan itu, Sury memutuskan untuk berhenti. Dia lebih memilih suami dan anaknya. Saat itu, tahun 2009, suaminya dimutasi ke Selayar. Di Selayar, Sury total mengurus keluarganya. Setelah dua tahun di Selayar, suaminya dimutasi lagi ke Buton.

Sury tetap setia mendampingi sang suami bertugas. Apalagi, suaminya, Mahir Sikki tak kuat berpisah dengan istri dan anak-anaknya. Tiga tahun di Buton, suaminya dimutasi lagi ke Palopo. Itu sekitar tahun 2015. Di Palopo, Sury dan suaminya memanfaatkan waktu bersama keluarganya di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Kebetulan jarak antara Bua dan Palopo cukup dekat.

Saat-saat tidak bekerja di perusahaan itulah, ia kerap dimintai tolong oleh tetangga, teman dan keluarga untuk dimake up. “Mereka mengaku senang dengan make up saya. Dan saya pun sebaliknya, senang apabila mereka menjadi cantik setelah dimake up,” ujar Sury.

BACA JUGA:  Berbagi Itu Indah

Hampir tiap saat, ada saja orang yang minta untuk di make up. Apalagi, Sury tidak menarik biaya dari jasa merias itu. Kendati suka merias wajah orang, ia mengaku tidak suka mendandani diri.

Hingga suatu hari, Sury mendapat nasehat dari sang suami. “Suami saya bilang, kalau memang suka dengan dunia make up, kenapa tidak total saja. Makanya itu, saya diminta untuk memperdalam kemampuan make up. Itulah alasanya kenapa saya kursus di salon Arosa ini,” ujarnya sambil memamerkan senyumnya yang khas.

Baru belajar beberapa minggu, kemampuan make up-nya sudah memperlihatkan hasil. Banyak ibu-ibu yang mengaku senang. “Kali ini saya menarik biaya dong, kan sudah belajar kursus,” sebutnya.
Ketika disinggung soal awal mula pertemuannya dengan sang suami, Sury terlihat tersipu. Namun tetap menjawab pertanyaan Palopo Pos. Masih dengan memperlihatkan senyumnya, ia mengisahkan kali pertama dia bertemu dengan sang suami.

“Kami dulu satu kampus di UMI. Ceritanya satu letting. Hanya saja, beda fakultas. Dia di Fakultas Hukum sedang saya di Fakultas Ekonomi Akuntansi. Kendati satu kampus, kami baru bertemu pertama kali saat KKN. Di situlah mulai ada rasa. Hanya saja tidak sampai pacaran. KKN selesai, kami pun pisah tanpa ada kontak,” ucap Sury.

BACA JUGA:  Jamin Pelayanan yang Ramah

Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu lagi. Kala itu, mereka berdua sudah sama-sama bekerja. Suaminya bekerja di bidang hukum, sedangkan Sury bekerja di perusahaan kontraktor. Karena memang sebelumnya pernah ada rasa, keduanya memutuskan untuk pacaran. Satu tahun kemudian, lanjut ke pelaminan. Hingga akhirnya menjadi orang tua dari dua orang anak.(ara/ary)
BIDAOTA

Nama : Suryati Arfah SE
Panggilan : Sury
TTL : Makassar, 15 Nopember 1979
Suami : Mahir Sikki SH
Anak : Ananta Cakra Wicaksana (6) dan Hanum Putri Yustisia (3)
Ayah : Muh Arfah
Ibu : Aminah (almarhum)
Pendidikan : S1 Ekonomi Akuntansi di UMI Angkatan 2002
Profesi : Seksi Ekonomi Dharmayukti Karini PN Palopo

Most Popular

To Top