Dua PNS Narkoba Tutup Mulut – Palopo Pos
Kriminal

Dua PNS Narkoba Tutup Mulut

*Polisi Telusuri Transfer Dana di Bank

PALOPO — Anggota Sat Resnarkoba Polres Palopo tengah menelusuri pemilik rekening perbankan atas nama Nahar. Namun, untuk mengungkapnya butuh kerja keras. Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dan tentunya butuh anggaran. Pasalnya, jaringan narkoba di Sulawesi ini sangat cerdik.

Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Maulud, yang dikonfirmasi Palopo Pos, Minggu 12 Maret lalu mengatakan, pihaknya sementara melakukan penelusuran. Tidak hanya siapa pemilik rekening itu. Termasuk mencari tahu jaringan narkoba dua oknum PNS yang ditangkap belum lama ini.

“Mereka masih tutup mulut. Itu kendala kami. Tetapi kami tetap berusaha mengungkap peredaran narkoba di Palopo ini,” sebutnya. Terkait dua oknum PNS yang ditangkapnya, AKP Maulud mengatakan, bahwa berkasnya sementara tahap perampungan. “Masih tahap perampungan,” katanya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua oknum PNS itu, ditangkap di Jalan Ahmad Dahlan, Jumat 10 Maret 2017.
Oknum PNS yang dimaksud adalah Andi Makkawaru, 32 tahun warga Jl Ahmad Dahlan. Tersangka merupakan PNS pada UPTD Provensi yang bekerja di Kantor Samsat Kota Palopo. Informasi yang dihimpun Palopo Pos, tersangka Andi Makkawaru merupakan mantan lurah di Kota Palopo.

BACA JUGA:  Pencuri Motor Nekat Lawan Polisi

Dia juga pernah dihukum selama satu tahun lebih karena terlibat kasus narkoba. Itu sekitar tahun 2011.
Satu PNS lagi bernama Andi Aqsha. Pria berusia 37 tahun ini tinggal di Jl Andi Bintang, Kelurahan Mawa, Kecamatan Sendana. Sehari-hari bertugas sebagai pegawai Kelurahan di Mawa. Sementara itu, karyawan Koperasi Nusantara yang terlibat kasus narkoba diketahui bernama Irdan. Pria berusia 33 tahun ini tinggal di Jl Andi Machulau, Kelurahan Batu Pasi, kecamatan Wara.

Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Maulud, kepada Palopo Pos, mengatakan, awalnya, polisi menangkap Irdan. Itu sekitar pukul 12:30 Wita. Kala itu, Irdan yang mengendarai sepeda motor dicegat saat melintas di Jl Durian dekat BCA. Saat diperiksa, polisi menemukan 1 paket sabu-sabu digengaman tangan kiri tersangka.

Diinterogasi, Irdan mengaku bahwa 1 paket sabu-sabu itu diperolehnya dari tersanga Andi Aqsha di rumah tersangka Andi Makkawaru. Beberapa saat kemudian, petugas mengarah ke Jl Andi Djemma. Di rumah itu, polisi mendapati tersangak Andi Makkawaru dan tersangka Andi Aqsa. Keduanya mengaku sudah menggunakan sabu-sabu.(ara/him)

BACA JUGA:  Tabrak Motor Lalu Serempet Mobil Dinas Dandim

Click to comment

Most Popular

To Top