PT Vale Laporkan Puluhan Warga ke Polisi – Palopo Pos
Luwu Timur

PT Vale Laporkan Puluhan Warga ke Polisi

*Terkait Adanya Aktivitas di Lahan Songko

MALILI— Pihak manajemen PT. Vale Indonesia, Tbk, melaporkan sejumlah warga ke polisi. Itu terkait adanya aktivitas di lahan yang diklaim masuk dalam areal konsesi PT.Vale, yang letaknya berada di daerah Songko, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur (Lutim).
Kasat Reskrim Polres Lutim, Iptu Andi Akbar, membenarkan laporan tersebut.

“Laporannya telah kami terima sejak Jumat 17 Maret 2017. Laporan ini akan segera kami tindaklanjuti dengan memanggil sejumlah pihak terkait,” kata Andi Akbar.

Untuk diketahui, selama dua hari, yakni tanggal 16-18 Maret 2018, puluhan warga Sorowako melakukan aktivitas pembukaan lahan yang disinyalir akan dijadikan areal perkebunan.

Menurut Camat Nuha Masdin, aktivitas pembukaan lahan di daerah Songko yang dilakukan sejumlah warga Sorowako, dengan dalih lahan tersebut merupakan hak warga, sesuai dengan SK Bupati Luwu Utara tahun 2002.

“Mereka (para warga) itu mengklaim lahan di daerah Songko diberikan karena adanya SK Bupati Luwu Utara tahun 2002. Kalau tidak salah luasannya mencapai 100 hektar,” jelas Masdin.

BACA JUGA:  Satu Unit Bus Sekolah untuk Nuha

Sementara itu Presdien Direktur PT. Vale Indonesia, TBk Nico Kanter, menyayangkan terjadinya perambahan lahan di areal konsesi
“Kami telah melaporkan kepada pihak yang berwenang, termasuk Polres Luwu Timur perihal aktivitas perambahan yang dilakukan sekelompok warga di areal konsesi kami,” papar Nico.

“Kami sangat berharap Pemda dan pihak berwenang dapat segera menghentikan tindakan melawan hukum ini. Dan mengambil sikap tegas terhadap pelanggaran tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kami juga telah meminta bantuan Pemda untuk segera memanggil kami dan pihak-pihak terkait, termasuk para tokoh masyarakat untuk segera duduk menyelesaikan permasalahan ini.

Demi mencegah hal hal yang tidak kita inginkan, termasuk kerusakan lingkungan,” jelas Nico Kanter.(akm/ded)

Click to comment

Most Popular

To Top