Istri ke Kebun, Bapak ‘Garap’ Anak Tiri di Rumah – Palopo Pos
Utama

Istri ke Kebun, Bapak ‘Garap’ Anak Tiri di Rumah

MANGKUTANA — Polsek Mangkutana mengamankan seorang pria berumur 40 tahun. Namanya Yostarip Mosoe. Ia diamankan setelah istrinya mengadukan perbuatan tak senonoh suaminya terhadap salah seorang anak kandungnya. Saat istri ke kebun, ia di belakang melancarkan aksinya dengan hal-hal yang tak senonoh terhadap anak tirinya.

Pelaku bersama istri dan anak tiri yang jadi korban fedofilia tinggal di Dusun Talikawat, Desa Tadulako, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Lutim. Keseharianya bekerja sebagai petani. Ironisnya, anak tirinya berinisial AP berusia 15 tahun. Ia juga masih berstatus pelajar di Desa Tadulako, Kecamatan Tomoni Lutim.

Kapolsek Mangkutana, AKP Muhammad Idris, SH, membenarkan aksi tak senonoh yang menimpa seorang anak di bawah umur di Desa Tadulako. ”Pelaku sudah kami amankan,” ujarnya.

Ia juga sudah diperiksa intensif dan keterangnnya dimasukkan dalam BAP. Kata kapolsek, Milka, 38 tahun, ibu kandung korban, Sabtu 18 Maret 2017, lalu, melaporkan perbuatan bejat suaminya ke Polsek Mangkutana. Kata dia, kasus cabul yang dialami putri sudah beberapa kali. Mulai terjadi tanggal 25 Februari 2017, lalu.

“Kejadian tersebut baru dilaporkan ke Polsek Mangkutana oleh ibu kandung korban setelah korban menyampaikan kejadian yang telah dialaminya. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Mangkutana guna penyelidikan lebih lanjut,” kata kapolsek Mangkutana.

Idris menuturkan, pelaku saat melancarkan aksinya cukup rapi. Saat istrinya ke kebun atau pasar. Saat orang lain tidak ada, ia pun leluasa berbuat cabul.

Menurut kapolsek, ia melakukan aksi bejatnya dengan cara masuk ke kamar korban kemudian naik ke tempat tidur dan memeluk korban dari belakang. Setelah itu, pelaku berusaha membuka pakaian korban. Namun, tidak berhasil.

Tidak sampai di situ, untuk menyukseskan aksi bejatnya itu, pelaku kemudian mengangkat dan membawa korban ke kamar pelaku dan dibaringkan di tempat tidur. Pelaku kemudian membuka paksa kain. Lalu, tangan jahilnya menyentuh bagian sensitif korban.

“Setelah berhasil, pelaku kemudian menyentuh tubuh korban hingga bagian sensitif,” ucap kapolsek, seraya menyebutkan hal itu terjadi selama 20 menit lamanya.

Tak sampai di situ saja. Aksi bejat pelaku terus berlanjut. ”Perbuatan pelaku sudah sangat keji dan tidak bisa dimaafkan,” sambung Idris.
Pria yang juga bapak tiri korban, mengaku setiap melakukan perbuatan bejat tersebut saat istri tidak berada di rumah.

“Pelaku melakukan aksinya pada saat rumah dalam keadaan sunyi atau ibu korban sedang tidak rumah,” tambahnya.(krm/ded/ary)

Most Popular

To Top