Mayoritas SKPD tak Mau Bahas Penanganan Bencana – Palopo Pos
Luwu

Mayoritas SKPD tak Mau Bahas Penanganan Bencana

BELOPA— Sejumlah anggota DPRD Luwu tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Komisi III DPRD Luwu mengagendakan rapat penanganan paska bencana, kemarin. Namun mayoritas SKPD yang diundang, cuek. Hanya satu yang hadir yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Mereka yang diundang adalah Dinas PU dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian, Dinas Perencanaan dan Litbang. Namun yang hadir hanya BPBD. Padahal ini sangat penting, karena menyangkut bencana,” jelas Summang, anggota DPRD Luwu kepada Palopo Pos kemarin.

Menurutnya rapat tersebut sedianya akan membicarakan program yang akan dilaksanakan 2017 oleh masing-masing SKPD. Apalagi saat ini sudah memasuki triwulan II anggaran tahun ini.

“Kita juga mau bahas realisasi anggaran tahun ini, apalagi sudah triwulan II. Kita tidak ingin kejadian tahun lalu, dimana ada pemotongam anggaran karena daya serap anggaran yang rendah. Tetapi SKPD tidak hadir, kita sesalkan hal seperti ini,” ujar Summang yang diamini oleh legislator Luwu lainnya, Nuralam Tagan.

BACA JUGA:  Sederhana, Cakka Didoakan Jadi Wagub

Sejumlah anggota DPRD Luwu lainnya yang hadir antara lain, Andi Firdaus, Rusli Sunali dan Mukhlis Kararo, dan Ishak Sallo. Namun jelang selesainya pembahasan giliran Sekretaris Dinas Penataan Ruang dan Pemukiman, Sofyan Thamrin yang ada di ruang komisi.

“Pak sekretaris kami sampaikan rapat hari ini ditunda karena banyak kepala SKPD yang tidak hadir. Yang paling utama adalah Bapeda dan DPKD. Nanti kami kabari jadwal rapat berikutnya,” ujar Yani Mulake.

Terkait itu, Sekretaris Dinas PR dan Pemukiman Sofyan Thamrin mengaku pihaknya terlambat karena mengurusi beberapa pekerjaan kantor. “Tapi saya tetap hadir rapat, kalau rapatnya ditunda kami siap hadir di pertemuan berikutnya,” jelasnya. (fan/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top