Ome dan Karno akan Mendaftar di Hanura – Palopo Pos
Politik

Ome dan Karno akan Mendaftar di Hanura

PALOPO— Tim 7 DPC Partai Hanura Palopo, mulai menerima pendaftaran Calon Wali Kota/ Calon Wakil Wali Kota Palopo di kantornya, Jl. Kartini No. 1, Jumat, 21 April 2017 hari ini. Layanan pendaftaran mulai pukul 10.00 Wita hingga sore.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim 7 Pendaftaran Calon Wali Kota/ Calon Wakil Wali Kota DPC Partai Hanura Palopo, H Taslim Sabbara saat dihubungi Palopo Pos, Kamis, 20 April 2017 kemarin. Menurutnya, Tim 7 sudah mempersiapkan segala sesuatunya terkait pendaftaran ini. Berkas formulir sudah disiapkan.

Setting ruangan dan meja juga sudah ditata. Termasuk tim yang bertugas di Posko Pendaftaran jugas sudah siap. ”Tinggal menerima pendaftaran mulai jam 10 pagi hari Jumat,” terang Taslim.

Disinggung mengenai kandidat yang akan mendaftar, Taslim mengatakan, sudah ada dua calon yang menghubungi dirinya yakni Akhmad Syarifuddin alias Ome (Wakil Wali Kota Palopo) dan Karno SSos (Kadis Koperasi Palopo).

”Malah, Pak Wakil (Ome) sudah mau mendaftar nanti sore (Kamis sore). Tapi saya bilang, hari Jumat pi jam 10 baru buka. Pak Wakil bilang, kalau begitu saya datang mendaftar hari Jumat,” terang Taslim.

BACA JUGA:  Klaim 20% Suara di Walmas, Yayan Bidik 02 Luwu

Demikian Karno telah menyampaikan rencananya mendaftar sebagai calon 02 berpasangan dengan HM Judas Amir sebagai calon 01. ”Pak Karno upayakan juga mendaftar hari Jumat,” terangnya.

Karno yang dikonfirmasi Kamis kemarin, membenarkan dirinya akan mendaftar di Hanura sebagai calon 02. ”Saya memang rencana mendaftar besok (Jumat). Mudah-mudahan tidak ada tugas yang sangat mendesak,” katanya.

Sebagaimana dilansir kemarin, pendaftaran ini dibuka setelah DPC Hanura Palopo mendapat petunjuk dari DPD Hanura Sulsel. Dimana, semua calon yang berminat mengendarai atau diusung Hanura maka harus mendaftar lewat DPC kab/kota. Tidak boleh langsung ke DPD tingkat provinsi, terlebih ke DPP pusat.

Adapun syarat pendaftaran yakni wajib mengambil, mengisi, dan mengambl formulir yang telah disediakan Tim 7. Saat pengembalian formulir, pendaftar dikenakan biaya administrasi sebesar Rp5 juta.

Lebih rendah dari biaya pendaftaran periode lalu sebesar Rp10 juta. Uang pendaftaran itu nantinya akan digunakan untuk membiayai tahap penjaringan, termasuk biaya penelitian calon yang dilakukan oleh tim dari DPP. (ikh)

BACA JUGA:  Hatta Toparakassi Makin Kuat di Pesisir

Most Popular

To Top