Polres Berlakukan Tilang di Tempat – Palopo Pos
Kriminal

Polres Berlakukan Tilang di Tempat

*Program E-tilang Minimalisir Penyimpangan

PALOPO — Satlantas Polres Palopo sudah gencar menyosialisasikan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009, tentang tatatertib berlalulintas di jalan raya. Hanya saja, apa yang disampaikan penegak hukum tersebut masih banyak pengendara yang mengabaikannya.

Kasat Lantas Polres Palopo, AKP Sri Toto, tidak tinggal diam, pengendara roda dua maupun empat yang ketika berkendaraan dan melanggar aturan yang sudah ditetapkan, maka perwira tiga balok itu, menegaskan tilang di tempat.

“Instruksi ini, sudah saya disampaikan kepada seluruh anggotanya yang berada di lapangan. Dan instruksi ini berlaku setiap hari, tanpa terkecuali,” tegas Sri Toto, kepada Palopo Pos, Kamis, 20 April kemarin.

Diakuinya, masih banyak pengendara roda dua tidak memakai hlem standar, selain itu ada pula yang boncengan tiga, dan tidak menggunakan plat kendaraan.

“Bahkan banyak yang memakai knalpot racing, dan tidak dilengkapi dua kaca spion. Ini semua yang akan menjadi target kami,” bebernya. Selain pengendara roda dua, tegas Sri Toto, pengendara roda empat yang memakai knalpot racing kemudian tidak memakai sabuk pengaman ketika sedang menyetir begitupun dengan penumpangnya, maka sudah dipastikan kena tilang.

BACA JUGA:  Melintas di Jl Rambutan, Pelajar Dibusur

“Tak ada istilah konfromi dan atur damai, jika sudah terbukti melanggar pasti kita berikan surat tilang,”kataya.
Ditambahkannya, soal elektronik tilang juga sudah diberlakukan. Program e-tilang untuk meminimalisir penyimpangan dalam pelaksanaan tilang, seperti damai di tempat dan lain sebagainya.

Selain itu bertujuan mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat yang kena tilang bisa langsung membuka website Pengadilan Negeri Dumai untuk mengetahui jumlah denda yang dibayarkan ke bank atau langsung membayarnya ke bank.

Setelah itu pelanggar lalu lintas, membawa bukti pembayaran tersebut ke polisi untuk mengambil barang bukti yang diamankan. Lebih lagi, dengan adanya e-tilang ini, masyarakat tidak perlu mengikuti antrian persidangan di pengadilan.

“Jadi masyarakat yang melanggar membayar denda sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya. Apalagi pembayarannya langsung ke bank, tidak lagi membayar di persidangan,” tandas Kasat. (ded/him)

Most Popular

To Top