Digerebek, Warga Jalan Ahmad Razak Nekad Telan 2 Saset Sabu – Palopo Pos
Utama

Digerebek, Warga Jalan Ahmad Razak Nekad Telan 2 Saset Sabu

PALOPO — Tiba-tiba saja petugas Sat Res Narkoba Polres Palopo berhamburan masuk ke dalam kamar salah satu kos di Jalan Ahmad Razak.

Kaget melihat petugas, Yudistira alias Yudi, 20 tahun, warga Benteng spontan menelan 2 saset sabu-sabu yang sejak tadi dipegangnya, Jumat 28 April 2017, pukul 13:30 Wita.

Usai menelan 2 paket sabu-sabu, Yudi sempat mengelak saat akan ditangkap. Namun, petugas yang sejak tadi membuntuti pelaku tetap yakin. Untuk menguatkan keyakinan petugas, Yudi dibawa ke RS Atmedika.

Untuk mengeluarkan 2 saset sabu-sabu yang sudah terlanjur tertelan, tidak ada cara lain selain membuat pelaku muntah. Kurang lebih dua jam pihak dokter RS At Medika berusaha agar pelaku muntah.

Dan akhirnya sekitar pukul 16:00 Wita, pelaku berhasil dibuat muntah. Itu setelah meneguk enam botol air Aqua kemasan 1,5 liter.

Di dalam muntah pelaku, polisi menemukan 1 saset sabu-sabu ukuran kecil. Barang bukti sudah ada, pelaku tak bisa berkelit lagi. Sayangnya, 1 saset lagi masih berada di dalam perut pelaku. Mungkin masih tersangkut di dinding usus.

BACA JUGA:  NH: Tugas Berat Masih Panjang

“Ukuran sasetnya diperkirakan paket Rp300 ribu,” kata Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Maulud.

Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengaku mendapatkan barang haram itu dari pria bernama Rian yang tinggal di Jalan Sungai Pareman.

Sekitar pukul 17:30 Wita, anggota Sat Res Narkoba kembali turun ke lapangan untuk berburu. Petugas langsung menuju rumah Rian.

Ternyata, kedatangan petugas tercium oleh Rian alias Cakoneng, 21 tahun. Tanpa banyak bicara, Rian langsung ambil langkah seribu. Dia berusaha kabur lewat pintu belakang.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Karena kalah jumlah, Rian akhirnya pasrah digelandang ke Mako Polres. Di ruang penyidik Sat Res Narkoba, Rian bersikukuh mengelak.

Dia tidak mengaku. “Karena Rian tidak mengaku, makanya kami pertemukan dengan Yudi. Kali ini, Rian tak berkutik, dia mengakui barang haram itu adalah miliknya,” jelas Maulud.

Menurut Rian, sabu-sabu itu dikirim dari Makassar melalui mobil. Uangnya ditransfer melalui ATM.

“Selama operasi antik ini, Sat Res Narkoba berhasil mengungkap 7 kasus. Dua diantaranya adalah TO,” tandasnya. (ara/ary)

BACA JUGA:  Keluarga ABK Temui Pimpinan PT Rusianto

Most Popular

To Top