Guru Harus Jadi Cerminan di Sekolah – Palopo Pos
FEMALE

Guru Harus Jadi Cerminan di Sekolah

* Suriana, S.Pd, Kepala SDN 12 Langkanae Palopo

KOTA Palopo baru saja melewati hari bersejarah. Namanya, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei.

”Ini momentum bagi dunia pendidikan untuk bangkit. Kenapa? Karena, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dibenahi. Namun, tak sedikit pula keberhasilan yang sudah dicapai,” ujar female kita minggu ini.

Dia adalah Suriani, S.Pd, kepala SDN 12 Langkanae. Katanya, Hardiknas menjadi momentum bagi para insan pendidikan untuk menyuarakan harapan dan impiannya.

”Peringatan Hardiknas adalah momen untuk memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan agar peradaban dan daya saing bisa terwujud.

Momen ini mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikan akan filosofi perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam melaksanakan dasar dan arah pendidikan bangsa,” ujar perempuan kelahiran Enrekang, 28 Juni 1963.

Menurutnya, perjuangan Ki Hajar Dewantara meningkatkan rasa nasionallisme di kalangan insan pendidikan. “Dengan Hardiknas kita tingkatkan kualitas iman, takwa, ilmu pengetahuan menuju hari esok yang gemilang,” kata kepala sekolah sekaligus ibu satu orang anak ini.

BACA JUGA:  Tak Mudah Menjadi Isteri Wali Kota

Lajut dia, generasi muda, generasi emas, generasi bangsa, dan generasi penerus masa depan, ada di tangan guru.

”Sifat dan karakter generasi dibentuk oleh tangan-tangan guru yang memiliki budi pekerti yang cerdas, terampil, kreatif, dan beretika,” kata istri Amiruddin, MM, salah seorang PNS di Palopo.

Saat ditanya bagaimana sosok guru tepat untuk pendidikan saat ini, ia menjelaskan bahwa yang terjadi belakangan ini, banyak peristiwa-peristiwa yang mencoreng nama baik di dunia pendidikan. Ada guru yang menciderai anak muridnya.

Seharusnya, kata dia, guru itu membina dan mengajar. Guru adalah guru yang bisa menjadi cerminan untuk semua orang lebih-lebih anak-anak di sekolah. Baik dalam sekolah maupun di luar sekolah. Tetapi di dalam sekolahlah yang perlu harus diperlihatkan.

”Karena pendidikan anak di sekolah dasar masih dalam tahap meniru dan bertindak,” katanya, seraya menyebutkan, anak-anak bertingkah laku sesuai dengan apa yang dilihat dan diajarkan oleh ibu guru.

BACA JUGA:  Teman Curhat Anak, Stimulan Suami

Olehnya itu, lembaga-lembaga pencetak guru harus membina calon guru yang beretika, berakhlak, penuh inovasi. Dan yang paling penting adalah iman dan taqwa. “Guru yang memiliki iman dan taqwa tentu tidak diragukan lagi,” harap ibu dari Muh. Ikram ini.

Tambahnya, untuk menciptakan generasi emas juga, tentu sangat diperlukan peran dan fungsi orang tua di rumah. Tugas dan fungsi guru di sekolah sangatlah terbatas, hanya bisa mengawasi di dalam sekolah saja. “Sangat penting pengawasan orang tua,” kuncinya.(mg3/ary)
BIODATA

NAMA : Suriana S.Pd
TTL : Enrekang, 28 Juni 1963
Jabatan : Kepala SDN 12 Langkanae Kota Palopo
Alamat : Imbara I
Suami : Amiruddin MM
Pekerjaan : PNS
Anak 1 : Muh Ikram (Unismuh Fak. Ekonomi)

Sumber.diolah dari berita.(*/mg3/s)

Click to comment

Most Popular

To Top