Masjid Bukan Arena Kampanye – Palopo Pos
Luwu

Masjid Bukan Arena Kampanye

*Jelang Ramadan, Muballigh Ikuti Pembekalan

BELOPA — Bertempat di ruang pola Andi Kambo kantor Bupati Luwu, Kamis 18 Mei 2017 dilaksanakan pembekalan ratusan muballigh se Kabupaten Luwu dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

Bupati Luwu, HA Mudzakkar mengingatkan para muballigh untuk tidak berpolitik praktis dalam setiap ceramah di masjid-masjid pada bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu, HA Mudzakkar mengatakan, memasuki bulan suci Ramadan hendaknya masjid jangan dijadikan arena untuk melakukan kampanye politik, mengingat saat ini masyarakat Kabupaten Luwu tengah menghadapi pesta demokrasi Pilkada Luwu 2018.

“Masjid merupakan rumah ibadah. Untukitu jadikan masjid sebagai tempat ibadah, tempat membicarakan kemaslahatan umat baik di dunia maupun di akhirat. Kami berharap para muballightidak terlibat politik praktisdan menjadikan masjid sebagai ajang kampanye politik.

Coba lihat, kerap terjadi tiba-tiba ada yang jadi ustadz penceramah. Ceramah diselingi kampanye. Selesai ramadhan, berhenti juga jadi ustadz. Kami harapkan hal ini tidak boleh terjadilah,” ungkap Bupati Luwu, HA Mudzakkar.

BACA JUGA:  ASN Langgar Perda Larangan Merokok

Cakka sapaan akrab Andi Mudzakkar menitipkan beberapa pesan kepada kepada para muballigh dalam kaitan materi ceramah yang akan disampaikan di masjid-masjid selama bulan suci Ramadan.

“Saya titipkan pesan, pertama, isi ceramah kiranya berisi tentang pemahaman yang baik tentang ajaran agama islam yang menyeimbangkan urusan duniawi dan akhirat.

Kedua, sampaikanlah soal pentingnya generasi muda kita memperhatikan aspek moralitas dan etika kesopanan yang harus tetapdijaga dijaman yang serba modern ini. Ketiga, sampaikanlah soal bahaya Narkoba dimana kita perlu memerangi secara bersama-sama.

Keempat, sampaikan soal perlunya mengihndari aksi terorisme dan radikalisme, dan yang tidak kalah pentingnya, tolong sampaikan perlunya kitasenantiasa menjaga toleransi dalam menjalani kehidupan beragama,” kata Bupati Luwu dua periode ini.

Kabag Kesra Setdakab Luwu, Hj Nilam Shari Lahmuddin mengatakan, kegiatan pembekalan muballigh ini dimaksudkan untuk menjalin sinergitas antara pemerintah dan ulama dan saling bahu membahu dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Luwu Tuan Rumah pra Porda

“Sebentar lagi kita memasuki bulan suci Ramadan. Insya Allah para ulama melaksanakan tugasnya menyampaikan syiar agama di masjid-masjid.

Harapan kami, isi dan materi ceramah para muballigh dapat memberikan pencerahan kepada umat dan berisi pesan-pesan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah,” kata Nilam Shari Lahmuddin.(and/rhm)

Most Popular

To Top