Bahagia Melihat Konsumen Tertolong – Palopo Pos
FEMALE

Bahagia Melihat Konsumen Tertolong

*Desi Adriani Lubis, SE,
Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Palopo

TIDAK bisa dipungkiri apa yang dikerjakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sangat baik dan mulia. Dengan membayar iuran puluhan ribu per bulannya, masyarakat sudah terbantu biaya perawatan hingga ratusan juta rupiah.

Hal ini tentunya meringankan beban masyarakat dalam hal biaya pengobatan, apalagi jika harus melakukan operasi. Mengingat hari ini, Sabtu 15 Juli 2017, BPJS Kesehatan memperingati HUT yang ke-15.

Nah female kita minggu ini berasal dari instansi yang berjuang untuk kemanuasiaan. Dia adalah Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Palopo, Desi Adriani Lubis, SE.

Ditemui di kantornya, ia mengatakan, banyak suka dan duka dialaminya selama menjadi bagian dari BPJS Kesehatan. Wanita alumni STIE Muhammadiyah Palopo ini menceritakan yang pastinya BPJS berusaha untuk membantu masyarakat.

“Yang bikin terharu itu, ketika betul-betul bisa membantu masyarakat baik perawatan dan poengobatan,” sebutnya.
Diceritakannya, ada kejadian, waktu itu dirinya masih bertugas di Luwu Timur sebagai kepala layanan operasional.

BACA JUGA:  Dokter Cantik yang Senang Tantangan

Ada konsumen, suaminya sakit bertahun-tahun, waktu itu periksa ke RS, di situ dokter sudah memvonis suaminya sakit jantung dan harus dioperasi. Operasinya di Makassar.

Karena takut dengan biaya mahal, kata dia, sang istri enggan membawa sang suami ke Makassar untuk operasi. Jadi, waktu itu pihaknya dari BPJS memberi motivasi agar sang suami yang divonis jantung tersebut dibawa ke Makassar. Tanpa dipungut biaya sepeserpun, semuanya ditanggung BPJS.

Akhirnya sang istri memberanikan diri membawa sang suami. Mengurus surat-surat di RS Lagaligo Lutim kemudian ke Makassar. Di sana sang istri beserta keluarga mengurus berkas-berkas, katanya mereka cuma bermodal kaki, ke sana kemari mengurus.

Syukurnya, alhamdulillah, sang suami bisa operasi jantung tanpa dibayar oleh pasien sepeserpun. Padahal, biaya operasi mencapai Rp700 juta.

“D isitu kami sebagai pelayan kesehatan dalam hal ini melalui BPJS merasa, bahagia bisa menolong orang sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Penuh Tantangan, Jinakkan Kobaran Api

Selama bergabung di BPJS pokoknya ada banyak kebahagian-kebahagian yang dirasa, apalagi jika melihat konsumen bisa terbantu biaya pengobatan dan perawatan.

Ketika ditanya bagaimana membagi waktu sebagai wanita yang karir di BPJS dan juga sebagai istri dan ibu rumah tangga, diungkapkannya, semua itu ada porsinya masing-masing.

“Yang pastinya, waktu itu adalah emas, ketika di Rumah Tangga, saya jalankan secara maksimal, ketika sudah masuk jam kantor, saya profesional masuk tepat waktu, mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kantor, setelah itu baru kembali ke Keluarga,” terangnya.

Diminta nasihatnya bagi para remaja putri dalam mengejar cita-cita mereka, dikatakannya, yang paling utama itu, wanita itu harus sekolah, tidak bisa tidak, nanti jika selesai menimba ilmu, terserah mau pilih menjadi wanita karir atau Ibu Rumah Tangga, atau juga menjalankan kedua-duanya. Yang pastinya menimba ilmu itu tidak ada ruginya, malah akan dinaikkan derajatnya.

“Selain itu jangan lupa akan ibadah, kan semua yang kita miliki itu datang dari-Nya,” tutup Desi dengan senyum khasnya. (ich/ary)

BACA JUGA:  Berbagi Itu Indah

 

Biografi
Nama : Desi Adriani Lubis, SE

TTL : Palopo, 10 Januari 1978

Pendidikan :   -SDN 252 Batupasi tahun 1990

-SMPN 2 Palopo tahun 1993

-SMEA Negeri Palopo, tahun 1996

-MPS Komputer Palopo, tahun 1997

-STIE Muhammadiyah Palopo, tahun 2005

Pekerjaan : Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Palopo

Suami : Firdaus S.Kom

Anak : Muh Prayudha Fauzi (7 tahun)
Najwa Humaerah (5 tahun)

Click to comment

Most Popular

To Top