DPRD Tator Sahkan Ranperda PPA Jadi Perda – Palopo Pos
Metro

DPRD Tator Sahkan Ranperda PPA Jadi Perda

MAKALE–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Toraja bersama pemerintah sudah mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Perlindungan Perempuan dan Anak menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pengesahan Ranperda menjadi Perda Perlindungan Perempuan dan Anak ini dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Tana Toraja, Jumat, 14 Juli 2017 lalu.

Ranperda ini sudah dibahas sejak lama, bahkan terkesan lamban,namun sehari kepulangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPAP) Yohana Yambessi. Ranperda ini langsung di sahkan menjadi Perda.

Persetujuan Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak menjadi Peraturan Daerah ini ditandai dengan pembacaan Pandangan Umum Bupati Tana Toraja terhadap Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak.

Serta penandatanganan berita acara persetujuan bersama Ranperda menjadi Perda. Dengan demikian Ranperda sudah dianggap sah sebagai Perda.

Bupati Tana Toraja dalam pandangan umum terhadap Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak, mengatakan sangat tepat jika ada peraturan tentang Perlindungan Perempuan dan Anak, ungkapnya. “Saya berharap Perda ini lebih dipertajam pada aktualisasi dari pada program itu,” tandasnya.

BACA JUGA:  2017, Wali Kota Jamin tak Ada Jalan Rusak

Bupati juga mengapresiasi ide, inisiasi dan gagasan para Srikandi di DPRD Tana Toraja yang telah meperjuangkan lahirnya Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Mari kita dorong ke depan sehingga Perda ini betul-betul bisa melahirkan kebijakan yang bisa memberikan perlindungan terhadap Perempuan dan Anak karena Perempuan dan Anak adalah yang menentukan arah Bangsa ini kedepan,” ungkap Nicodemus.

Sementara itu, Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi mengatakan meskipun akan dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi. Namun itu tidak akan merubah kesepakatan bersama bahwa baik DRPD maupun Pemerintah Daerah sudah setuju bahwa Ranperda ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Kita berharap Perda ini dapat diimplementasikan dalam rangka meningkatkan perlindungan terhadap Perempuan maupun Anak. Dalam rangka meningkatkan kualitas Perempuan dan Anak di Toraja,” tegas Welem.

Selain menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak, Bupati Tana Toraja juga menyerahkan empat buah Ranperda lainnya ke DPRD Tana Toraja yang selanjutnya akan ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.

BACA JUGA:  Masuki Semua Masjid, Sebarkan Kebaikan

Keempat Ranperda tersebut, diantaranya Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016. Ranperda tentang perubahan ketiga atas Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2011 tentang pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, dan akte tanah.

Kemudian, Ranperda tentang pelaksanaan hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD. Ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah no 4 tahun 2015 tentang pengelolaan barang milik daerah. (net/mg5/udy)

Click to comment

Most Popular

To Top