Pegawai Puskesmas Studi Banding di Yogyakarta – Palopo Pos
Luwu Timur

Pegawai Puskesmas Studi Banding di Yogyakarta

MALILI — Sebanyak 78 orang utusan dari Puskemas se Kabupaten Luwu Timur berkunjung ke Daerah Istimewa (DI)Yogyakarta, tepatnya di Puskesmas Mantrijeron, kecamatan Mantrijeron, sejak tanggal 12-15 Juli 2017.

Dimana Puskesmas Mantrijeron merupakan Puskesmas yang berhasil meraih prestasi Akreditasi Paripurna dan juara pertama Puskesmas berprestasi tingkat Nasional.

Kedatangan rombongan Puskesmas asal Luwu Timur ini disambut hangat Kepala Puskesmas Mantrijeron, drg Ambarwati Triwinahyu beserta jajarannya, sekaligus memaparkan berbagai macam inovasi yang dilakukan beserta jajarannya dalam meraih prestasi tersebut.

Tak hanya itu, para rombongan pun berkeliling melihat aktivitas para medis sekaligus ruangan, mulai dari ruang tunggu pasien, UGD, rawat inap, sampai dengan pelayanan dan kedisiplinan pegawainya.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu Timur, Yuni Putriani kepada Palopo Pos via ponselnya, Sabtu 15 Juli 2017.

Lanjutnya, alasan untuk studi banding di Puskesmas ini, karena merupakan salah satu puskesmas yang meraih akreditasi dan segudang prestasi.

BACA JUGA:  Prihatin, Lutim Belum Punya Lapas

Ini mereka dapatkan dimulai dari statistik wilayah yang tergolong dalam perkotaan, mayoritas petugasnya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), jarak antara Pustu berdekatan juga ditunjang akses transportasi memadai seperti jalanan sangat baik, sementara paling monoton adalah SDM, kedisiplinan dan pelayanan petugas puskesmasnya.

Masih dikatakannya, pegawai Puskesmas di Luwu Timur masih kekurangan PNS dan mayoritas hanya pegawai honorer, kinerja honorer pastilah tidak sama dengan PNS.

Sebenarnya kata Yuni, terdapat fasilitas yang kita miliki lebih diatas dari Puskesmas mereka, seperti ruang rawat inap, sementara mereka hanya terkhusus untuk bersalin.

Itu karena daerah mereka banyak klinik-klinik besar, sedangkan kita di Luwu Timur ditiap Puskesmas memiliki ruang rawat inap umum, itu karena jarak antara Puskesmas berjauhan dengan Rumah Sakit yang memiliki fasilitas lengkap.

Sementara itu, salah satu rombongan yakni, Hadira Rahman, utusan PKM Timampu, Kecamatan Towuti mengungkapkan dirinya sangat puas dan kagum dengan berbagai macam inovasi yang dilakukan Puskesmas Mantrijeron.

BACA JUGA:  Petani Tambak Tangkap Buaya Betina

“Tidak sia-sia kami studi banding ke Puskesmas ini, sebagai peraih akreditasi dan Puskesmas berprestasi tingkat Nasional. Pasalnya, sistem pelayanan dan kedisiplinan yang paling menonjol di Puskesmas Mantrijeron, dan banyak lagi pengetahuan kami dapatkan, mudah-mudahan nantinya bisa diaplikasikan di Puskesmas-Puskesmas yang ada di Luwu Timur,” kuncinya. (mg10/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top