Wali Kota: Kebersihan Kota, Tugas Kita! – Palopo Pos
Metro

Wali Kota: Kebersihan Kota, Tugas Kita!

PALOPO — Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, MH menegaskan kebersihan dan keamanan Kota Palopo adalah tanggungjawab kita bersama.

”Jangan sampai ada diantara kita yang menjadi penyebab sehingga Kota Palopo dinilai kurang bersih akibatnya Palopo tidak dapat meraih penghargaan.

Kebersihan dan keamanan tidak akan terwujud tanpa komitmen bersama,“ tegas orang nomor satu di Kota Palopo ini belum lama ini.

Penegasan ini diungkapkannya terkait dalam rangka menyambut pelaksanaan penilaian lomba kota sehat yang akan berlangsung pada penghujung Juli 2017 mendatang.

Selain itu, Wali Kota menegaskan agar penanggungjawab kebersihan Kota Palopo yang saat ini tergabung dalam Dinas Lingkungan Hidup dapat bekerja maksimal.

Menurutnya, persoalan persampahan dalam beberapa hari terakhir ini memang ada penurunan, bukan hanya berdasarkan informasi yang dirinya dengan namun hal tersebut dilihat langsung saat dirinya berkeliling dalam wilayah Kota Palopo saat waktu senggang.

“Inilah yang mendasari saya mengumpulkan para penanggungjawab kebersihan. Karena selain adanya beberapa keluhan yang masuk, saya sendiri yang melihat langsung ada beberapa titik sampah terlihat menumpuk,” ungkap Wali Kota.

BACA JUGA:  Wali Kota Palopo Jemput Dana Q Akademi.

Wali Kota mengungkapkan, selain sampah yang menumpuk, dirinya menyampaikan kalau ada kemunduran yang terjadi terkait penanganan sampah beberapa bulan terakhir.

Dan hal tersebut sangat jauh dari keinginannya yang ingin melihat Kota Palopo ini tetap menjadi daerah yang betul-betul diakui sebagai daerah yang bersih. Dan persoalan armada yang selalu menjadi masalah bukanlah alasan yang dapat diterima.

“Karena kalau mobil rusak, kan bisa diperbaiki, bisa dibawa ke bengkel. Ada anggarannya. Jadi kalau alasan mobil rusak itu alasan lama.

Dan saya tidak mau dengar alasan seperti itu, kecuali kecelakaan mungkin akan makan waktu lama di bengkel. Tapi kalau hanya masalah kecil tidak akan makan waktu lama di bengkel,” tegas mantan Legislator Luwu ini.

Terkait adanya kemunduran pada penanganan persampahan di Kota Palopo, Wali Kota tidak main main. Dan menurutnya kalau ada staf atau petugas kebersihan yang tidak lagi betah menjalankan tugasnya silahkan mengajukan pengunduran diri dan akan kita carikan penggantinya. Sedangkan persoalan armada yang tidak layak dirinya meminta kejelasan seperti apa ketidaklayakan tersebut.

BACA JUGA:  Wali Kota: Konstruksi Bangunan Harus Berkualitas

“Saya bukannya tidak menerima alasan terkait armada, namun kalau memang seperti itu perjelas seperti apa kerusakan armada tersebut sehingga tidak layak pakai. Dan bagi petugas sampah ataupun staf yang menangani persoalan persampahan sudah tidak bisa bekerja baik atau bosan, silahkan ajukan permohonan untuk mundur agar segera dapat dicarikan pengganti yang lebih baik,” tegasnya lagi.

Lanjutnya, supremasi tertinggi dalam bidang lingkungan atau piala Adipura untuk taraf kota sedang tahun ini lepas dari Kota Palopo karena kurangnya poin terkait penanganan persampahan. Ini artinya perlu penanganan yang lebih baik lagi untuk pengelolaan sampah.

“Menangani sampah atau kebersihan bukan hanya sampai di tempat pengelolaan, namun pemilahan sampah juga menjadi hal yang utama sehingga kita bisa tahu berapa volume sampah bisa dikelola atau dimanfaatkan dan berapa yang harus dimusnahkan di TPA,” katanya.

Ditambahkan Wali Kota, terkait volume sampah, dalam waktu dekat akan dianggarkan timbangan sampah termasuk penambahan armada, dan pembenahan sarana jalan dan di area TPA. Dimana ketika musim hujan sangat berlumpur dan becek sehingga setiap saat dilakukan penimbunan.

BACA JUGA:  Kapolsek Telluwanua Mediasi Warga Bertikai

Sementara itu, Ketua FKS Palopo, Ansar Pandaka menyampaikan Kota Palopo dan Makassar adalah merupakan harapan Provinsi Sulawesi Selatan pada ajang bergengsi tersebut untuk mendapatkan penghargaan.
“Insha Allah kita optimis tahun ini dapat meraih penghargaan swastisaba wistara, terlebih karena kita sudah pengalaman 10 tahun ikut ajang ini,“ ucap anggota DPRD Luwu ini.

Ansar Pandaka juga menyebutkan, sejumlah titik locus penilaian lomba kota sehat yang perlu dibenahi dan ditata, diantaranya Pusat Niaga Palopo (PNP), Pasar Andi Tadda, SMPN 3 Palopo, SMAN 5 Palopo, gedung Kantor Pajak Pratama, rumah makan kalasan, TPA Mancani, bukit lewadang dan sejumlah lokasi lainnya. (rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top