Istri PNS Ogah Digituin, Pelaut Ajukan Cerai – Palopo Pos
Kriminal

Istri PNS Ogah Digituin, Pelaut Ajukan Cerai

PALOPO— Dalam sebuah penikahan tentu sebuah pertikaian akan muncul. Dan bila salah seorang dari keduanya tidak mampu mengontrol emosi, tentu perceraianlah yang menjadi keputusan yang akan disepakati keduanya. Seperti yang terjadi pada seorang pria 48 tahun berinisial AB.

Pria ini berprofesi sebagai pelaut. Karena tidak sanggup dengan tingkah laku dari sang istri, ia menempuh jalan untuk melakukan perceraian. Padahal ia sudah menjalin tali pernikahan sejak tahun 2000 silam. Dan sudah dikaruniai 3 orang anak.

Sementara sang istri berinisial NY berusia 41 tahun, merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Palopo. Mereka tinggal di Jalan KH Ahmad Razak, Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan. Perkara cerai talak yang diajukan oleh AB sudah mulai sejak bulan Desember 2016 tahun lalu. Akan tetapi hingga saat ini masih berjalan di Pengadilan Agama Palopo.

Dari keterangan yang didapatkan di pengacara yang menangani perkara ini. Bahwa awalnya perkara ini hanya diajukan sendiri oleh pemohon. Kemudian ia sibuk dan sering pergi berlayar hingga meminta bantuan kepada salah seorang keluarganya. Untuk menjadi orang yang dikuasakan mengurus perceraian ini di PA.

BACA JUGA:  Digelar Tertutup, Hasilnya Ditutup-tutupi

Akan tetapi bulan berjalan dan keluarga yang diharapkan itu tidak pernah hadir saat sidangnya digelar. Sehingga pemohon dalam hal ini AB mengambil sikap untuk menyewa pengacara. Salah satu pengacara di Kota Palopo yaitu Umar Kaso SH yang dipilih untuk menngani perkara ini.

Pengacara senior itu menceritakan duduk persoalan yang dialami kliennya. Pokok permasalahan yang dialami oleh AB karena istrinya tersebut sudah tidak mau lagi melayani kebutuhan biologis. Juga sering marah-marah karena tidak puas dengan penghasilan suaminya yang selalu ingin meminta lebih.

“Klien saya ini sudah tidak tahan dengan sikap istrinya. Sudah tidak mau melayani karena alasan suaminya itu sering main sama cewe lain saat berlayar,” ujar Umar Kaso.

Dampak yang terjadi akibat cerai yang dilakukan tentu kepada tiga anaknya tersebut. Dari pengakuan pengacaranya saat AB bercerita. Anaknya itu ada yang ikut sama dia dan juga sama istrinya.

Diketahui, keduanya sudah pisah ranjang sejak tahun 2014 sampai saat ini. AB juga sudah sementara berlayar sekarang dan menyerahkan semua urusannya di PA Palopo kepada pengacaranya. (udy/ikh)

BACA JUGA:  Laptop Oknum PNS Dicuri Dalam Bus

Click to comment

Most Popular

To Top