Akhir Agustus, Garuda Darati Bandara Bua – Palopo Pos
Utama

Akhir Agustus, Garuda Darati Bandara Bua

* Datu Luwu Perkuat Lobi ke Maskapai Pelat Merah

MAKASSAR — Lobi ke maskapai Garuda Indonesia makin berlapis. Setelah pemerintah daerah se Luwu Raya, kemudian pemprov juga sudah. Kini, giliran Datu Luwu Andi Maradang Mackulau. Ia turun memperkuat lobi yang jalan selama ini.

Malah, datu Luwu dari rujab wagub Agus Arifin Nu’mang menelepon langsung petinggi Garuda. Kemungkinan maskapai penerbangan pelat merah di akhir Agustus sudah mendarat di Bandara Bua.

Garuda Indonesia sendiri masuk dalam daftar Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menyatakan kesungguhannya untuk membuka penerbangan ke Bandara Bua di Kabupaten Luwu.

Datu Luwu Andi Maradang Mackulau memperkirakan akhir Agustus 2017, Garuda Indonesia sudah melayani rute Bandara Bua. ”Saya telepon langsung manager Garuyda dan alhamdulillah Garuda siap untuk segera operasional di Bandara Bua. Insya Allah bulan ini sudah operasional,” ucap Datu Luwu Andi Maradang Mackulau, kepada Palopo Pos, Selasa 1 Agustus 2017.

Saat membahas penambahan jumlah penerbangan ke bandara Bua, datu Luwu sedang berada di rujab Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, Senin 31 Juli 2017, malam. Pertemuan ini sekaligus silaturahmi kekeluargaan.

BACA JUGA:  Polres Kembali Unjuk Kekuatan

Dalam pertemuan sejam tersebut, Datu Luwu meminta bantuan Wagub Agus agar mempercepat dibukanya penerbangan Garuda Indonesia ke Bandara Bua. “Memang, ini sudah menjadi salah satu program Pak Wagub bagaimana agar Bandara Bua bisa didarati pesawat Garuda Indonesia,” tambah Yang Mulia Datu Luwu.

Lanjut Datu Luwu, Wagub pada malam itu langsung menelepon manager dari Garuda Indonesia area Sulsel. “Jadi saya langsung berbicara dengan manager Garuda di Makassar. Dia bilang kalau untuk penerbangan ke Bua tidak ada masalah,” ucap datu Luwu, lagi.

Bahkan, lanjutnya, 2 pesawat telah standby di Makassar. Tinggal menunggu rapat terlebih dahulu dengan pemerintah Sulsel.
Saat mendengar pernyataan dari manager Garuda, tambahnya, Wagub langsung merespon dengan akan mengadakan rapat secepatnya bersama pihak Garuda Indonesia.

Dengan adanya kepastian tersebut, kata Datu adalah perwujudan dari harapan warga Tanah Luwu. “Soal teknis jadwalnya kapan dan jam berapa nanti itu dalam rapat dengan pemerintah baru diputuskan. Tinggal kita tunggu saja Garuda Indonesia beroperasional,” jelas Yang Mulia Datu.

Untuk diketahui, saat ini Bandara Lagaligo Bua, baru didarati maskapai Wings Air dengan rute Makassar-Bua-Makassar.
Karena satu-satunya maskapai yang beroperasi membuat harga tiket kerap naik turun. Bahkan, pada musim-musim tertentu naik drastis hingga 50 persen dari ambang batas minimum yang diatur pemerintah.

BACA JUGA:  Lutim Diperketat, Hentikan Pegerakan Teroris ke Sulsel

Pada beberapa waktu lalu, Wakil Presiden Domestik Regional IV PT Garuda Indonesia Dian Ediono mengatakan masih mengkaji kelayakan komersial Bandara Lagaligo Bua Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia mengatakan bahwa Garuda Indonesia selalu mengharapkan bisa berpartisipasi penuh untuk mendukung pembangunan Indonesia.
Sebagai Penanggungjawab Garuda Indonesia Regional IV, lanjutnya, pihaknya terus memonitor pertumbuhan pembangunan bandara di kawasan ini.

Dia menekankan bahwa sebagai maskapai penerbangan bintang lima berkelas dunia, Garuda Indonesia juga harus mematuhi standar-standar internasional terkait keselamatan dan keamanan penerbangan.
Karena itu, apabila ada bandara yang telah siap, pihak Garuda Indonesia akan melakukan riset terkait kelayakan bandara tersebut baik dari sisi keselamatan, keamanan, maupun kelayakan komersialnya.

Pihaknya, kata dia, juga siap mengalokasikan armada pesawat untuk melayani bandara-bandara perintis tersebut.
Pada Maret 2017, lalu, maskapai penerbangan pelat merah, Garuda Indonesia berencana membuka rute penerbangan dengan menyasar destinasi yang memiliki bandara perintis di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:  DPRD Janji Pekan Depan

Sentot Mujiono, VP Region Kalimantan, Sulawesi & Papua Garuda Indonesia, mengemukakan destinasi yang tengah dijajaki perseroan tersebut meliputi Bandara Bua, Tana Toraja, dan Selayar. Ini dinilai potensial karena memiliki daya tarik dari sisis pariwisata.

“Kami saat ini tengah memantau pertumbuhan penumpang di tiga destinasi ini, namun memang trennya cukup baik, sangat potensial,” katanya.

Jika terealisasi, lanjut Sentot, pelayanan penerbangan ke bandara perintis pada tiga destinasi tersebut akan menggunakan pesawat jenis ATR72-600.

Menurutnya, seluruh destinasi tersebut selain memiliki potensi menarik kunjungan wisatawan juga ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang cukup agresif sehingga berpengaruh pada mobilitas masyrarakat dan membutuhkan moda transportasi yang cepat.

Terlebih, kondisi geografis tiga destinasi tersebut yang berada di daratan tinggi maupun kepulauan sehingga akses melalui darat dari Makassar membutuhkan waktu yang cukup lama jika ditempuh melalui jalur darat.

“Perencanaan sudah kami siapkan, untuk jadwal penerbangan memungkinkan dilayani tiga kali dalam sepekan. Tetapi itu tentu masih bisa berubah dengan melihat tren pasar penumpang udara untuk Toraja, Palopo dan Selayar,” paparnya. (idr/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top