Gelar Deteksi Penyakit Kanker Serviks – Palopo Pos
Kesehatan

Gelar Deteksi Penyakit Kanker Serviks

*Tempatkan di Empat Puskesmas

PALOPO — Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di empat Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kota Palopo masih terus berlanjut secara gratis. Hal ini penting karena untuk mendeteksi adanya kejadian kanker serviks yang disebabkan oleh human papiloma virus (HPV).

Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Wara Barat, dr Bidasari Jamil menyebutkan empat PKM di Kota Palopo telah menggratiskan pemeriksaan IVA bagi para Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ingin memeriksakan dirinya untuk mendeteksi dini gejala kanker serviks.

Empat PKM tersebut, sebut dr Sari begitu ia akrab disapa ini yakni PKM Wara, PKM Wara Barat, PKM Wara Utara Kota, dan PKM Wara Selatan.

dr Sari menjelaskan, pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk untuk mendeteksi kanker leher rahim dan juga skrining alternatife dari pap smear karena biasanya lebih murah, praktis, sangat mudah untuk dilaksanakan.

”Pemeriksaan IVA itu menggunakan peralatan sederhana. Serta dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan selain dokter ginekologi,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kasus, Kemenkes Terjun Langsung Tinjau Korban

Pada pemeriksaan ini, pemeriksaan dilakukan dengan cara melihat serviks yang telah diberi asam asetat 3-5% secara inspekulo. Setelah serviks diulas dengan asam asetat, akan terjadi perubahan warna pada serviks yang dapat diamati secara langsung dan dapat dibaca sebagai normal atau abnormal. Dibutuhkan waktu satu sampai dua menit untuk dapat melihat perubahan-perubahan pada jaringan epitel.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo, Dr dr Ishak Iskandar, M.,Kes mengatakan, pemeriksaan IVA tes dilakukan untuk mencegah tingkat kematian terhadap kaum Ibu yang disebabkan penyakit kanker serviks rahim.
“Salah satu upaya kita adalah dengan melakukan pemeriksaan tes IVA sebagai upaya deteksi dini kanker serviks atau kanker leher rahim pada wanita,” ungkap dr Ishak kemarin.
Ia menambahkan, IVA tes ini digelar untuk mengetahui tanda-tanda dan gejala kanker leher rahim lebih dini. Sebab, kanker ini menjadi kelompok penyakit terbanyak penyebab kematian pada kaum ibu disamping kanker payudara.
IVA tes, sebutnya merupakan pemeriksaan sederhana, mudah dan tidak memerlukan biaya besar. Pelaksanaan IVA tes ini, kata Amda, tidak dipungut biaya alias gratis.
“IVA tes ini dilakukan oleh tenaga bidan dan tenaga dokter ahli. Jika ditemukan hasil pemeriksaan yang menunjukkan warna putih kemerah-merahan, maka akan diberikan saran tindaklanjut kepada yang bersangkutan,” jelasnya.
dr Ishak menyebutkan, bahwa kanker serviks sebenarnya dapat disembuhkan jika terdeteksi sedini mungkin. Untuk itu, kata dia, para wanita disarankan untuk rutin melakukan skrining kanker serviks secara rutin.(ich)

BACA JUGA:  Kunker di NTT, Menkes: Active Case Finding Lewat Pendekatan Keluarga

Click to comment

Most Popular

To Top