19 Suami Pilih Menduda, 63 Lebih Senang Menjanda – Palopo Pos
Kriminal

19 Suami Pilih Menduda, 63 Lebih Senang Menjanda

PALOPO— Sebanyak 19 suami memilih untuk menduda di Palopo-Luwu. Dan 63 istri lebih senang menjanda ketimbang mempertahankan pernikahan dengan suaminya. Itu berdasarkan data perkara yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Palopo selama Juli 2017.

Sementara yang resmi menduda sebanyak 19 kasus dan 67 yang menjanda. Jumlah perkara cerai gugat dan cerai talak yang putus bulan Juli sebanyak 48 kasus.

Panitera Pengadilan Agama Palopo, Drs Muh Tahir SH yang ditemui Palopo Pos, Selasa, 8 Agustus 2017 kemarin, mengatakan, kasus cerai banyak yang putus dibanding yang masuk karena ada perkara dari bulan sebelumnya yang lanjut pada bulan Juli. Lalu banyak yang putus di bulan Juli sedangkan lainnya sementara masih dalam proses sidang.

Dijelaskannya, kasus cerai gugat atau istri yang ajukan cerai itu sudah menjadi dominasi tetap. Masih tetap lebih banyak dari pada kasus cerai talak atau suami ajukan cerai. “Itu memang sudah biasa kalau istri lebih banyak cerai daripada suami,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Hindari Motor, Mobil SPBU Hantam Trotoar

Faktor dominan istri ajukan cerai karena faktor ekonomi dan juga orang ketiga. Bukan karena suami tidak punya uang. Tapi salah satunya memang sang suami yang tidak memberikan nafkah kepada istrinya.

Lanjut ia mengatakan, perceraian yang terjadi sejatinya tidak dapat dihindari. Sebab, perceraian sudah menjadi ranah pribadi. “Hanya saja, banyaknya perceraian perlu menjadi perhatian. Makanya, kami berusaha menyelamatkan rumah tangga mereka dengan jalan terlebih dulu lakukan mediasi,” ujarnya.

Walaupun tidak menyalahkan langkah yang diambil para penggugat cerai. Muh Tahir mengaku tetap ingin para suami dan istri dapat mempertahankan pernikahan mereka. Oleh karena itu, proses mediasi pun semakin digencarkan. Sebagai bentuk bantuan kepada pasangan yang ingin bercerai.

“Sangat perlu ditekan, sebisa mungkin mediasi, penasehatan, mediasi lagi dengan intensif. Begitu terus, sampai tidak jadi cerai,” katanya. (udy/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top