Gubernur Sulsel Akan di Anugrahi Gelar Putra Toraja – Palopo Pos
Luwu Timur

Gubernur Sulsel Akan di Anugrahi Gelar Putra Toraja

MAKALE–Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) akan dianugrahi gelar sebagai Putra Toraja pada puncak peringatan HUT Kabupaten Tana Toraja ke-60 dan Hari Jadi Toraja ke-770, yang akan digelar 31 Agustus 2017 mendatang.
SYL, sapaan akrab Gubernur Sulsel ini akan dianugerahi gelar sebagai Putra Toraja.

Pemda Tana Toraja sangat mengapresiasi atas jasanya untuk membangkitkan kembali industri pariwisata Toraja melalui Lovely December yang digelar tiap Tahunnya. Dan untuk Tahun 2017 ini dipusatkan di Rantepao, Toraja Utara.

Gubernur Sulsel dua periode ini merupakan penggagas sekaligus pendukung setia event promosi wisata tahunan Lovely Desember .
Rencana penganugerahan SYL sebagai Putra Toraja ini disampaikan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, saat membuka seminar penelusuran adat dan budaya Tana Toraja di Gedung Tammmuan Mali Makale, Sabtu, 19 Agustus 2017.

Bupati Nicodemus Biringkanae mengatakan bahwa pemberian gelar Putra Toraja kepada SYL ini, jelas harus dilakukan pada puncak perayaan HUT Kabupaten dan Hari Jadi Toraja, pada akhir Agustus ini. Karena pada Desember 2017 mendatang, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), direncanakan akan mengunjungi Toraja untuk menghadiri Lovely December sekaligus Natal Nasional. Dan, gelar yang sama akan diberikan juga kepada orang nomor satu di Indonesia itu.

“Secara terbuka saya sampaikan, saya ingin mendapatkan dukungan dari semua pihak, untuk dibicarakan hari ini, “Untokko” Syahrul Yasin Limpo sebagai Putra Toraja. Kenapa kita lakukan saat ini, karena mau tidak mau Desember mendatang juga akan kita lakukan kepada Presiden (Jokowi) dan tidak mungkin kita langsung langkahi begitu saja,” ungkap Nicodemus di hadapan ratusan peserta kombongan.

Nicodemus menambahkan, di daerah Batak dan beberapa daerah lain yang pernah dikunjungi, Presiden Jokowi selalu dianugerahi gelar adat. Menurutnya, Toraja juga harus melakukan hal yang sama.

“Dimana-mana bapak Presiden bisa dihargai secara adat dan budaya. Kita juga di Toraja jangan hanya plakat, jangan hanya dengan kain tenun, deppa tori’ dan lain sebagainya tapi kita juga harapkan bagaimana “Ma’Tokko” sebagai penghargaan kepada orang yang berjasa kepada Tana Toraja,” ujar Nico.

Alasan dua tokoh Indonesia ini dianugerahi (Ditokko) sebagai Putra Toraja karena keduanya dianggap telah berjasa untuk memajukan Tana Toraja. Sehingga layak mendapatkan penghargaan dari masyarakat Toraja, tandasnya. (mg5/udy)

Click to comment

Most Popular

To Top