Masih Kekurangan 722 Guru – Palopo Pos
Luwu Utara

Masih Kekurangan 722 Guru

MASAMBA — Kabupaten Luwu Utara masih kekurangan 722 orang guru. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nursalim Ramli, Kamis 7 September 2017.
“Kita memang masih kukurangan 722 tenaga pendidik status PNS,” kata Nursalim.
Kekurangan ini sudah disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Hanya saja sampai saat ini belum ada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tingkat daerah atau Luwu Utara.

Sementara itu, Pemkab Luwu Utara telah mengusulkan formasi untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) ke pusat. Kuota yang diminta mencapai 1.032 orang.
Nursalim mengatakan, formasi yang diusulkan sesuai kebutuhan yang ada di daerah ini.

”Ini sesuai analisa kebutuhan pegawai tahun 2017. Setiap tahun terjadi perubahan kebutuhan,” jelas Nursalim.
Formasi yang diusulkan masing-masing guru sebanyak 722 orang, kesehatan sebanyak 298 orang. Termasuk tenaga tenis sebanyak 12 orang.

Untuk tenaga pendidikan lebih banyak guru kelas untuk tingkat SD. Kemudian guru matapelajaran bagi SMP. Dominan yang diusulkan adalah guru kelas, guru teknologi informasi komputer dan bimbingan konseling.
”Kita tidak lagi tangani penerimaan CPNS Guru SMA dan SMK,” paparnya.

Bagi kesehatan terdapat dokter umum, dokter gigi, perawat, dan bidan. Dia berharap tahun ini kuota yang diberikan pusat lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Usulan ini telah dikirim ke pusat melalui via online.
Sekarang ini tidak ada lagi staf di Pemkab. Semua PNS ada jabatan. Nama jabatannya pelaksana administrasi.

Sebelumnya, Sekkab Luwu Utara, Abdul Mahfud mengatakan, telah mengajukan formasi ke pusat. ”Kita usulkan banyak, mudah-mudahan pusat menyetujui usulan formasi CPNS yang diusulkan,” paparnya.(jun/rhm/d)

Click to comment

Most Popular

To Top