PAD Disdag Nihil – Palopo Pos
Luwu

PAD Disdag Nihil

* Dinas PU-PR Baru Setor Rp114 Juta dari Target Rp2,6 M

BELOPA — Eksekutif dan legislatif Kabupaten Luwu menetapkan APBD Luwu 2017 dengan target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp99,157 miliar lebih. Namun, sayangnya, hingga memasuki triwulan ketiga (September 2017) pencapaian PAD sejumlah organisasi perangkat daerah (SKPD) sangat memprihatinkan. Masih nihil.

Informasi yang dihimpun Palopo Pos, setidaknya ada 13 OPD di tahun 2017 yang diberi target untuk memasukkan PAD dengan target sebesar Rp99,157 miliar lebih. Tetapi hingga bulan September, perolehan PAD baru sebesar Rp65,540 miliar lebih atau baru sekitar 65,09 persen.

Data yang dihimpun Palopo Pos, dari 13 OPD lingkup Pemkab Luwu yang ditarget untuk memasukkan PAD, hingga posisi realisasi penerimaan PAD hingga 7 September 2017, ternyata masih ada OPD yang masih sangat minim memasukkan PAD. Padahal, target yang diberikan sangat kecil.
Bahkan, ada OPD yang diberikan target PAD namun hingga saat ini masih posisi nol persen.

Dinas yang paling memprihatinkan dalam hal pencapaian PAD yaitu Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Luwu. Dinas yang dipimpin Hj Wahidah S.Sos, M.Si, OPD yang beberapa waktu lalu dipecah dengan Dinas Perindustrian ini diberi target sebesar Rp50 juta untuk memasukkan retribusi pelayanan tera ulang, tetapi hingga bulan September ini perolehan masih nihil.

Pula ada OPD lingkup Pemkab Luwu yang perolehan PAD-nya masih dibawah 10 persen, yaitu Dinas Pekerjaan umum dan Penataan ruang (PU-PR) Kabupaten Luwu. OPD ini diberi target PAD sebesar Rp 2,6 miliar lebih, dari sektor pemanfaatan alat beratdan juga penjualan batu pecah, akan tetapi hingga bulan September 2017 ini Dinas yang dipimpin oleh Drs Ridwan Tumba Lolo M.Si ini baru memasukkan PAD sebesar Rp 114 juta lebih.

Hal serupa juga diperlihatkan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, dinas yang dipimpin Andi Fatahillah SP,M.Si ini untuk tahun ini diberi target PAD sebesar Rp410 juta dari pungutan retribusi tempat pelelangan ikan, penjualan hasil perikanan dan pemanfaatan sewa alat berat, namun hingga September ini pemasukannya baru mencapai Rp35,9 juta lebih saja.

Kepala Dinas Perdagangan Hj Wahidah S.Sos, M.Si, yang dikonfirmasi harian ini Minggu kemarin mengatakan, diakui saat ini Dinas yang dipimpinnya belum memasukkan PAD sepeser pun. Menurutnya, hal ini disebabkan kegiatan tera ulang sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Luwu baru akan dilakukan antara bulan September dan Oktober.

“Tera ulang itu pemasukannya dari sejumlah SPBU. Kami memang belum melakukan proses tera ulang. Kami juga mengalami kendala karena belum dilengkapi petugas lapangan yang bersertifikasi. Tetapi insha Allah target ini kami upayakan bisa kami capai pada triwulan keempat,” kata Wahidah.(and/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top