Anugrah, Balita Hydrocephalus Dirujuk ke Makassar – Palopo Pos
Luwu Utara

Anugrah, Balita Hydrocephalus Dirujuk ke Makassar

*Biaya Pengobatan Dijamin Pemkab

SABBANG — Adalah M. Anugrah, balita 4 tahun asal Desa Bone Subur Kecamatan Sabbang, yang saat ini hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidur akibat penyakit hydrocephalus (pembengkakan di kepala akibat cairan abnormal di dalam otak) yang ia derita.

Bocah yang akrab disapa Aco ini sebenarnya sudah mendapat rujukan dari RSUD Andi Djemma Masamba untuk melanjutkan pengobatan di Makassar. Namun alasan ekonomi yang membuat orangtua Aco memutuskan agar anaknya dirawat di rumah saja.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara, melalui Dinas Kesehatan mengunjungi bocah tersebut di rumahnya, Senin 11 September 2017.
Kunjungan ini dipimpin langsung Kadis Kesehatan Luwu Utara, Andi Muhammad Nasrun.
Nasrun menjamin seluruh biaya pengobatan Aco akan dibebankan melalui kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Insya Allah, seluruh biaya dibebankan melalui kartu JKN. Kami akan urus kartunya, sehingga tidak lagi khawatir dengan biaya pengobatan,” ujar Nasrun.
Nasrun juga berjanji akan menyuplai susu dan vitamin secara rutin kepada Aco guna memenuhi asupan gizi di dalam tubuh Aco.
“Kami juga akan rutin menyuplai susu dan vitamin untuk memenuhi asupan gizinya,” ungkap Nasrun.
Bukan itu saja, dia juga berupaya membangun komunikasi dengan instansi terkait lainnya, dalam hal ini Dinas Sosial, untuk menambah amunisi bantuan kepada Aco.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar turut memberikan bantuan,” ucap Nasrun.
Sebelumnya, orang tua Aco, Amir, berkeinginan agar anaknya bisa kembali sehat dan bisa kembali bermain dengan teman seusianya. Harapan itu rupanya belum bisa diwujudkan karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak mendukung.
“Kami ingin anak kami sehat, tapi kami tidak punya biaya, apalagi kalau harus dibawa ke Makassar,” kata Amir.

Harapan yang sebelumnya meredup akhirnya bisa kembali mekar, menyusul adanya jaminan pengobatan dari Pemerintah Daerah.(mah/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top