Blanko SIM Masih Kosong – Palopo Pos
Metro

Blanko SIM Masih Kosong

PALOPO — Ketersediaan stok blanko SIM di Polres Palopo masih kosong. Saat ini, petugas hanya bisa memberikan SIM sementara kepada masyarakat lantaran saat ini ketersediaan blanko belum ada. Bahkan, sudah ratusan SIM sementara yang dikeluarkan Mapolres untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Kasat Lantas Polres Palopo, AKP Sri Toto mengatakan saat ini Polres Palopo masih melayani masyarakat dengan memproduksi SIM sementara. Pihaknya juga belum mengetahui secara persis kapan ketersediaan blanko SIM ada.

“Ini terjadi secara menyeluruh. Namun kita berharap masalah bisa teratasi. Kami masih menunggu sampai batas waktu yang belum ditentukan, kemungkinan akan segera tercukupi, dan semua itu tergantung dari kebijakan Mabes Polri,” ujar Sri Toto kemarin.
Menurutnya, kekosongan ini sudah terjadi sekitar dua bulan lalu. Pihaknya terpaksa hanya menggunakan SIM sementara untuk memenuhi salah satu kebutuhan masyarakat tersebut. “Kita hanya berdasarkan kebijakan dari Mabes Polri, jika pihak Mabes sudah menyediakan seperti sebelumnya kita di Palopo kembali berikan stok blanko SIM seperti sebelumnya,” jelasnya lagi.

Petugas di bagian Satlantas Polres Palopo, kata dia, juga telah memberitahukan kepada para pemohon pembuatan SIM baru atau perpanjangan melalui tulisan yang ditempel di pintu masuk ruang tunggu dan di beberapa meja yang ada di lokasi pembuatan SIM, serta memasang banner pemberitahuan. Ia juga mengingatkan bagi masyarakat yang baru memiliki SIM sementara, tidak perlu takut saat berkendara jika suatu saat ada razia yang dilakukan jajaran Saltantas.

“SIM sementara itu sah dan berlaku secara nasional, karena penerbitan SIM sementara tersebut sudah sesuai dengan petunjuk Korlantas Mabes Polri,” ungkap Kasat Lantas.
Ia juga menyebutkan, nantinya jika material atau blanko SIM telah tersedia di Polres, masyarakat yang telah mengurus pembuatan atau perpanjangan SIM akan dihubungi oleh petugas untuk menjemput SIM yang aslinya jika nanti telah selesai dicetak.

“Meski saat ini hanya berupa kertas setengah lembar, namun masyarakat jangan ragu, sebab SIM pengganti tersebut sah dan bisa dipergunakan,” tandasnya. (rul/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top