Hanya 20 KK Penerima Rastra di Malili – Palopo Pos
Luwu Timur

Hanya 20 KK Penerima Rastra di Malili

MALILI — Keluarga prasejahtera penerima beras miskin (Raskin) atau disebut beras sejahtera (Rastra) untuk Kelurahan Malili bertambah satu orang. Yakni dari 19 Kepala Keluarga (KK) pada tahun 2016 lalu kini menjadi 20 KK di tahun 2017.

Pemerhati kemasyarakatan di Malili, Haeril mengatakan, dengan bertambahnya satu orang penerima raskin tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kepala keluarga secara umum di Kelurahan Malili lebih dominan memiliki tingkat ekonomi yang lebih baik.

Namun disisi lain, sebutnya dapat pula dianalisa bahwa warga penerima raskin yang sebelumnya berjumlah 19 KK, itu berarti tingkat ekonomi KK tersebut tidak berubah sejak beberapa tahun lalu. Jadi dapat pula diartikan bahwa bantuan pemerintah tersebut tidak memiliki dampak positif untuk mengangkat ekonomi KK itu. Dan pertanyaannya, sampai kapan pemerintah untuk membantu KK tersebut.

“Saya hanya berharap, mudah-mudahan seleksi dalam menentukan KK prasejahtera Kelurahan Malili ini memang pantas untuk mendapatkan bantuan. Dan tidak diambil karena adanya kedekatan emosional dari aparat pemerintah setempat,” ujar Haeril, kepada Palopo Pos, Selasa 12 September 2017.
Untuk diketahui, bantuan Rastra untuk triwulan, Juli hingga September 2017 di Kelurahan Malili kini telah ada.

BACA JUGA:  Wisata Batu Menggoro Masih Diminati Pengunjung

“Raskin untuk bulan 7, 8 dan 9 kini telah ada. Dan tinggal diambil oleh keluarga penerima di Kantor Kelurahan,” kata Seklur Kelurahan Malili, Ariani As’ad, SS, yang didampingi pengelola Raskin, Masriani.

Lanjut, setiap KK mendapat jatah raskin 1 sak ukuran 15 Kg per bulan dengan harga pembelian Rp24 Ribu. Jadi selama tiga bulan berjumlah 45 kg atau 3 sak.

Menurutnya, setiap tahun data KK penerima raskin Kelurahan Malili itu dievaluasi, apakah KK tersebut layak atau tidak untuk kembali mendapatkan bantuan di tahun berikutnya. Selanjut data tersebut diusulkan ke dinas sosial untuk kembali diverifikasi.”Kami hanya mengusulkan data ke dinas sosial, selanjutnya dinas sosiallah yang menentukan KK yang layak mendapatkan bantuan,” ujar Ariani.

Sekedar diketahui, Raskin atau Rastra adalah sebuah program bantuan pangan bersyarat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia berupa penjualan beras di bawah harga pasar kepada penerima tertentu.

Raskin merupakan subsidi pangan dalam bentuk beras yang diperuntukkan bagi rumah tangga berpenghasilan rendah sebagai upaya dari pemerintah untuk meningkatkan ketahananpangan dan memberikan perlindungan sosial pada rumah tangga sasaran.(akm/rhm)

BACA JUGA:  BPBD Petakan 14 Titik Wilayah Longsor

Click to comment

Most Popular

To Top