Rekanan Proyek Aspal Mangkir – Palopo Pos
Metro

Rekanan Proyek Aspal Mangkir

PALOPO — Rekanan proyek pengaspalan jalan yang berada di Islamic Centre mangkir setelah DPRD Kota Palopo melakukan pemanggilan terhadap rekanan yang melaksanakan pengaspalan jalan yang menghubungkan SMAN 5 itu.

Sebelumnya, anggota Komisi II DPRD Palopo menduga adanya ketidakberesan atas pekerjaan yang menelan anggaran miliaran rupiah itu berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Pantauan Palopo Pos, Selasa 12 September 2017 siang kemarin, beberapa anggota DPRD menantikan kedatangan si rekanan dan instansi terkait yang menyelenggarakan proyek tersebut. Adapun anggota DPRD yakni, Budi Rani Ratu, Bakri Tahir, Maringallang, Budiman dan Megawati.

Ketua Komisi II DPRD Palopo, Budi Rani Ratu mengatakan terkait klarifikasi atas pekerjaan tersebut pihak rekanan tidak mengindakan panggilan pihak DPRD yang dijadwalkan Selasa siang kemarin.

“Rekanannya tidak hadir padahal kami sudah lakukan pemanggilan untuk dimintai klarifikasinya atas pekerjaan tersebut,” katanya.
Menurutnya, pemanggilan rekanan dijadwalkan pukul 14.00 Wita. Dalam prosesnya si rekanan maupun instansi terkait tidak hadir.

“Kita sudah lama menunggu rekanannya, dan tidak ada juga konfirmasi terkait alasan ketidak hadirannya. “Tetap kita lakukan pemanggilan ulang dan kami juga harus tahu kenapa pekerjaan yang baru saja dikerjakan sudah mengalami kerusakan,” jelasnya lagi.
Legislator Gerindra ini menjelaskan, proyek pengaspalan yang terletak di wilayah Kecamatan Wara Selatan itu dipersoalkan masyarakat, makanya pihak DPRD memanggil rekanan untuk lakukan klarifikasi.
“Atas aduan masyarakat makanya kami meminta kepada rekanan menjelaskan dari pekerjaan itu,” katanya.

Proyek tersebut tambah dia, dikerjakan 2016 lalu oleh PT Makara Abadi dengan anggaran sekitar Rp5 Miliar. Saat ini pekerjaan itu masih dalam tahap pemeliharaan. Sementara menunjukan di sepanjang jalan tersebut sudah banyak mengalami kerusakan serta keretakan yang dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak yang berbahaya bagi masyarakat pengguna jalan.

“Inikan negara yang dirugikan, karena anggaran yang digunakan merupakan anggaran negara yang terbilang tidak sedikit,” tegasnya. (rul/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top