BPN Palopo Butuh 3 Formasi Jabatan – Palopo Pos
Utama

BPN Palopo Butuh 3 Formasi Jabatan

* Banyak Tanah Belum Tersertifikat, Kementerian ATR-BPN Buka Lowongan 1.610 CPNS

PALOPO — Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) membuka lowongan penerimaan CPNS untuk 1.610 formasi. Hal ini dilakukan guna menyelesaikan target 5 juta sertifikat. BPN Palopo masih butuh tiga formasi jabatan dan beberapa staf.

Dari jumlah 1.610 formasi, sebanyak 790 formasi tersedia untuk jabatan Petugas Ukur lulusan Diploma Satu (D1) Pengukuran dan Pemetaan Kadastral.
Ketua Panitia Seleksi CPNS Kementerian ATR/BPN Tahun 2017, M. Noor Marzuki, dalam pengumumannya tanggal 5 September 2017 menyebutkan, jabatan-jabatan yang dibuka dalam penerimaan CPNS kali ini adalah Analis Penetapan Hak Atas Tanah (37 formasi), Analis Permohonan Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah (553 formasi), Surveyor Pemetaan (220 formasi), dan Petugas Ukur (790 formasi).

“Kecuali untuk jabatan Petugas Ukur yang mensyaratkan lulusan D1, untuk jabatan-jabatan lain yang membuka lowongan dibutuhkan lulusan Strata Satu (S1) Hukum, Geodesi dan Geografi, dan Strata Dua (S2) Hukum/Kenotariatan,” ucap Marzuki, Rabu 13 September 2017.

Dari 1.610 formasi yang disediakan Kementerian ATR/BPN dalam seleksi kali ini, sebanyak 1.401 formasi disediakan untuk pelamar umum, 160 untuk peserta lulusan terbaik (cumlaude), 32 formasi untuk penyandang disabilitas, dan 16 formasi untuk putra/putri Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Menurut Marzuki, pelamar yang dinyatakan lulus seleksi penerimaan CPNS akan ditempatkanpada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota di luar Pulau Jawa.

BPN Palopo menyambut baik penerimaan CPNS tersebut. ”BPN Palopo masih kekurangan beberapa jabatan. Ada tiga yang masih lowong dan butuh tenaga pada penerimaan CPNS tahun ini,” ujar Irma Hijrahwati, SSit, kasubag tata usaha BPN Palopo, kepada Palopo Pos, kemarin, di ruang kerjanya.

Dengan adanya penerimaan CPNS untuk BPN tahun 2017 ini, kata dia, tentu membuka peluang bagi para pencari kerja. Untuk formasi yang kosong, kata dia, ada posisi bagian umum dan kepegawaian untuk pejabat eselon V untuk posisi kepala urusan umum dan kepegawaian.

Lalu, jabatan Penataan Pertanahan dengan posisi Sub Seksi Penatagunaan Tanah dan Kawasan Tertentu. Serta bagan Seksi Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan dengan jabatan eselon V posisi Subseksi Pengananan Sengketa Konflik dan Perkara.

“Untuk tiga posisi kosong itu minimal S1 dan golong IIIa. Namun posisi lain juga tetap kami butuhkan seperti staf,” terang Irma yang baru menjabat sekitar 3 bulan.
Diakuinya, kebutuhan pegawai BPN di seluruh Indonesia termasuk Palopo tentu yang menentukan penempatan itu adalah pusat. Dijelaskannya, prosesnya mulai pusat mengirim ke Kantor Wilayah (Kanwil) tiap Provinsi. Nanti Kanwil yang mengatur kebutuhan dimana BPN tiap Kabupaten/Kota yang membutuhkan formasi jabatan lowong.

“Kami di sini memang masih melakukan pekerjaan ganda. Artinya mengerjakan pekerjaan lain selain tugas pokok. Volume pekerjaan yang begitu banyak dengan SDM yang kurang memang sangat sulit,” ujarnya. (udy/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top