Di Larompong, Kaka-Adik Aniaya Tetangga Hingga Tewas – Palopo Pos
Utama

Di Larompong, Kaka-Adik Aniaya Tetangga Hingga Tewas

BELOPA — Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Luwu. Di Larompong, dua kakak adik tega menghabisi tetangganya hingga tewas.

Korban diketahui bernama
Latif, 48 tahun, warga Dusun Rambu, Desa Bukit Sutera, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu.
Sedangkan pelakunya bernama Wawan alias Hammang dan Madding alias papak Dili, 35 tahun.

Awalnya korban Latif bersama Mading menenggak minuman keras. Di situ terjadi cekcok. Ia kemudian pulang ke rumah dan melaporkan hal ini kepada saudaranya Wawan. Akibat tersulut emosi, dua kakak adik mendatangi rumah Latif. Mereka membawa sebilah parang sehingga terjadi penganiayaan yang berujung tewasnya Latif. Kejadian ini berlangsung Jumat, 22 September 2017, lalu. Korban dan pelaku masih merupakan tetangga dekat yang berdomisili di Bukit Sutra.

Mendengar kejadian tersebut, Polres Luwu langsung bergerak cepat memburu pelaku yang telah melarikan diri. Selang 20 jam pasca kejadian, pelaku kakak beradik, dibekuk tim gabungan Polres Luwu, di Dusun Tamacinna, Desa Papakaju, Kecamatan Suli. Saat diringkus di sebuah rumah yang dijadikan tempat persembunyian, kedua pelaku tak melakukan perlawanan.

BACA JUGA:  Diterkam Buaya Saat Mandi, Pria Bujang Tewas

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam, SH, SIk, yang dikonfirmasi Palopo Pos, Sabtu 23 September 2017, membenarkan dua pelaku pembunuhan tersebut telah diamankan guna diperiksa lebih lanjut. Hingga kini, pihaknya belum dapat menyimpulkan motif peristiwa pembunuhan itu.
“Kami harapkan keluarga korban agar bersabar menunggu kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP Faisal Syam.

Selain kedua pelaku, polisi menyita barang bukti (BB) berupa sebilah parang dan sebilah pedang. Sementara itu, Wakapolres Luwu, Kompol Abraham Tahalele, melayat ke rumah duka. Di sana, wakapolres berharap kepada keluarga korban untuk ikhlas menghadapi cobaan.

“Biarkan pelakunya diganjar hukuman sesuai perbuatan yang telah dilakukan,” harap Kompol Abraham Tahalele, saat berupaya menenangkan keluarga korban, ketika menghadiri pemakaman Sabtu 23 September 2017.

Terjadinya insiden penganiayaan tersebut, Wakapolres Luwu langsung memerintahkan seluruh kekuatan operasional Polres Luwu diarahkan ke TKP.
Selanjutnya, Sabtu 23 September 2017 Wakapolres Luwu mengunjungi rumah korban Latif untuk melayat, jaraknyapun cukup jauh dari Kota Belopa sekitar 38 Km dan berada di wilayah pegunungan dengan medan yang cukup ekstrim.

BACA JUGA:  Pembunuh Rafika Kaget Korban Tahu Namanya

Sebelum jenazah almarhum Latif diberangkatkan ke pekuburan, di rumah duka Wakapolres Luwu menyampaikan sambutan, dan atas nama kepolisian turut berduka cita atas meninggalnya Latif. Di hadapan keluarga dan pelayat, wakapolres mengimbau agar bersabar dan menyerahkan penanganan permasalahan yang terjadi kepada pihak kepolisian.

“Cukuplah sudah peristiwa ini menjadi perhatian dan pelajaran bagi kita semua, untuk tidak terulang,” pungkas Wakapolres Luwu.
Dalam bulan ini, ada dua kasus pembunuhan yang terjadi di Luwu. Pertama kasus pembunuhan yang menimpa warga Suli Pantai.
Korbannya bernama Abdul Malik. Ia ditikam. Pelakunya sudah ditangani polisi.(fan/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top