Jelang Razia Bina Kusuma 2017, Mulai Sekarang, Kapolres Larang Jual Ballo – Palopo Pos
Kriminal

Jelang Razia Bina Kusuma 2017, Mulai Sekarang, Kapolres Larang Jual Ballo

PALOPO-– Setelah Tempat Hiburan Malam (THM) dilarang menjual minuman beralkohol, kini giliran warga tidak diizinkan untuk membuka warung dengan tujuan menjual minuman tradisional jenis ballo. Penegasan ini terungkap dalam sosialisasi Bina Kusuma di Aula Kantor Kecamatan Bara, Selasa, 10 Oktober 2017, sekira pukul 09.00 Wita pagi kemarin.

Sosialisasi dibuka oleh Camat Bara, Kota Palopo, Bachtiar, dengan menghadirkan Kasat Shabara Polres Palopo, AKP Sanodding dan Kanit Dikyasa Polres Palopo, Iptu Tabita. Nampak pula sejumlah pemilik warung ballo, diantaranya Mama Kembar serta masyarakat dan para Bhabinkamtibmas Polres Palopo.
Di kesempatan itu, AKP Sonodding menegaskan larangan penjualan minuman beralkohol alias minuman keras jenis ballo sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) dan sangat jelas bahwa tidak dibolehkan menjual minuman keras, khususnya jenis ballo. “Jadi mulai sekarang, kami imbau warga Kecamatan Bara jangan menjual ballo. Ini perintah Kapolres yang harus dilaksanakan, mengingat dalam waktu dekat akan digelar operasi Bina Kusuma,” tegas Sanodding.

BACA JUGA:  Aksi Polwan Cantik di Hari Jumat

Lanjut Sanodding, jika nantinya tertangkap menjual ballo maka akan dikenakan sanksinya berdasarkan aturan hukum yang berlaku. “Bukan hanya di Kecamatan Bara dilarang jual ballo, tapi semua kecamatan harus bersih dari penjualan ballo,” kata perwira berjejer tiga balok di pundak ini.

Hal senada dikatakan Iptu Tabita. Ia mengingatkan bahwa sasaran operasi bina kusuma adalah miras, narkoba, senjata tajam, balapan liar, obat daftar G, dan penyakit masyarakat lainnya. “Yang pasti, sasaran operasi yang terkait dengan situasi Kamtibmas. Hal ini semata agar tercipta situasi aman dan konsudif, khususnya di wilayah Kecamatan Bara ini,” katanya.

Tabita mengatakan lagi, bagi orang tua yang memiliki putra-putri sekiranya selalu diingatkan atau dinasehati agar tidak terpengaruh dengan minuman keras dan narkoba, dan jangan balapan liar. “Siapa lagi yang mau peduli dan mengawasi anak-anak kita kalau bukan orang tuanya. Narkoba jelas merusak dan menghancurkan masa depan anak. Jadi awasi anak kita dengan baik dan benar agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan pil setan itu,” imbaunya.

BACA JUGA:  Rumah Otak Penyerangan Asrama Digerebek

Nantinya, dalam operasi Bina Kusuma, kepolisian akan melakukan tindakan setelah mengedepankan tindakan preventif atau pencegahan. Olehnya itu, semoga nantinya razia berjalan optimal dan mendapat dukungan dari instansi lainnya. “Sekali lagi jangan menjual miras dan awasi anak-anak kita dari bahaya obat-obatan terlarangan dan narkoba,” tandasnya.

Camat Bara, Bachtiar mengatakan bahwa kebijakan aparat Polres Palopo sudah tepat. Itu karena aparat ingin melindungi generasi muda terhadap pengaruh miras yang bisa memicu tindakan kriminal.
Sebaliknya, bila anak bangsa sudah terbiasa dengan miras, maka faktor kesehatan dan pola pikir otomatis terganggu. “Mari hindari miras dan narkoba. Jika nantinya masih ditemukan warga membuka warung ballo maka pemerintah dan aparat kepolisian yang akan mengambil tindakan,” katanya. (him/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top