Pihak Istana Plong – Palopo Pos
Utama

Pihak Istana Plong

* Wali Kota Dukung FKN dan Tudang Ade, DPRD Siap Bahas Anggaran

PALOPO — FKN 2019 dan Tudang Ade di 2018 bukan sekadar seremoni biasa. Kegiatan ini menjadi ajang memperkenalkan budaya. Makanya, Wali Kota Palopo Judas Amir mendukung penuh acara ini. DPRD juga begitu. Siap membahas usulan anggaran. Dengar ini, pihak Istana Kedatuan Luwu merasa plong.

Untuk diketahui, kedatuan Luwu sudah ditetapkan jadi tuan rumah penyelenggara Festival Keraton Nusantara (FKN) tahun 2019. Mengawali acara FKN, kedatuan Luwu dan perangkat adat rencananya akan menggelar kegiatan bertajuk Tudang Ade di 2018. Kegiatan ini akan digelar tanggal 19, 20, 21, dan 22 Januari 2018.

Kepada pemangku adat yang tersebar di wilayah kedatuan Luwu agar mengidentifikasi ciri khas daerah masing-masing untuk ditampilkan dalam Tudang Ade. Setiap wilayah menyiapkan diri untuk meramaikan kirab adat sepanjang 2 kilometer (km).

Wali Kota Judas Amir sangat merespon baik kegiatan Tudang Ade kedatuan Luwu. Kegiatan ini merupakan ajang memperkenalkan budaya dan adat istiadat Tana Luwu. Belum lagi di FKN yang merupakan puncak kegiatan kedatuan Luwu. ”Kami sebagai pemerintah sangat merespon baik kegiatan ini. Apalagi ini merupakan ajang pelestarian budaya Tana Luwu,” ujar Wali Kota Judas Amir, saat dihubungi Palopo Pos, Rabu 11 Oktober 2017, di Makassar.

Judas di Makassar dalam rangka urusan dinas. Ia didampingi Kepala BPPKAD Palopo Hamzah Jalante dan Kepala Bappeda Firmanza, menghadiri penandatanganan berita acara serah terima Source Code Aplikasi Perizinan dan TPP (sistem e-Kinerja) Implementasi Siskeudes, di ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel. (berita terkait baca halaman 9).

Tambah wali kota, kegiatan Tudang Ade ini merupakan awal dari Festival Keraton Nusantara (FKN) ke-13 tahun 2019, yang mana Kota Palopo sebagai tuan rumah. Pasalnya, kedatuan Luwu berada di Kota Palopo.

Mengenai anggaran dalam kegiatan tersebut, orang nomor satu di Kota Palopo berjanji untuk menganggarkan. Hal tersebut akan dibicarakan dengan dinas terkait serta anggota DPRD Kota Palopo. ”Mengenai anggaran akan dibicarakan lebih lanjut. Intinya kami siap,” tegasnya.

Mewakili pihak Istana Kedatuan Luwu, To Makaka Bure, Kol Ctp Ir Amsal Sampetondok, M.Si, sangat bersyukur dan menyambut baik respon wali kota Judas Amir dan ketua DPRD tersebut. ”Ini sangat bagus. Kita patut syukuri. Karena memang hajatan ini untuk semua masyarakat dan pemerintah. Jadi bukan hanya kedatuan Luwu dan perangkatnya yang sukseskan, tapi kita semua,” tandas Amsal Sampetondok, kepada Palopo Pos, kemarin.

Kata dia, tak hanya Pemkot Palopo. Kegiatan ini harus menjadi perhatian bagi daerah di Luwu, Lutra, dan Lutim. ”Mereka juga perlu dukung ini kegiatan,” ucapnya.

Di acara pembentukan panitia tudang ade, Selasa 10 Oktober 2017, lalu, Amsal Sampetondok sempat mengungkapkan kegelisahannya atas kepedulian pemerintah terhadap kegiatan tudang ade dan FKN 2019. Sebab, di acara pembentukan panitia, pihak istana melalui panitia sudah melayangkan undangan ke kepala daerah dan instansi terkait untuk ikut dalam acara tersebut. Namun, hingga acara selesai, tak satupun dari mereka yang hadir. Namun, dengan adanya statemen langsung dari orang nomor satu di Palopo dan ketua DPRD-nya, pihak istana merasa lega.

Kalau Pemkot Palopo sudah menyatakan dukungannya atas kegiatan FKN dan Tudang Ade, maka DPRD Palopo tidak kalah responnya.
Meski masih terbilang lama, namun DPRD secara kelembagaan sangat mendukung pelaksanaan yang akan berlangsung semarak itu. DPRD siap membantu mengakomodir anggaran untuk menyukseskan acara tersebut.

Ketua DPRD Palopo, Harisal A Latief, mengatakan, DPRD secara kelembagaan tetap membantu terlaksananya acara itu. Apalagi, acara ini melibatkan berbagai tokoh-tokoh adat dari berbagai penjuru daerah dan luar negeri. Terkait anggaraan, lanjut Harisal, DPRD tetap siap dalam mengakomodir anggaran pelaksanaan itu.

DPRD siap membuat berbagai perencanaan dalam penyertaan anggaran terhadap kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian DPRD terhadap acara ini. “Anggaran pelaksanaan akan masuk dalam item pembahasan APBD, apakah itu pokok atau APBD perubahan sepanjang dinas terkait sebagai leading sektor acara itu mengusulkannya,” imbuhnya, serius.(rul-rhm/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top