Di Toraja, Aziz Diserang Isu Bakal Larang Pelihara Babi – Palopo Pos
Politik

Di Toraja, Aziz Diserang Isu Bakal Larang Pelihara Babi

Toraja — Serangan kampanye hitam terus menyasar pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar menjelang Pilgub Sulsel 2018. Parahnya, isu yang disebarkan oknum tidak bertanggungjawab mengarah ke unsur SARA.

Di Toraja misalnya, setelah diisukan akan melakukan islamisasi bila terpilih, Aziz yang dikenal sebagai tokoh agama Islam dituduh akan melarang warga memelihara babi.

Aktivis Pemuda Toraja, Jojong Lengke’ alias Eko, mengatakan isu Aziz akan melarang pelihara babi ini kembali ditiupkan sekelompok orang yang memang berpihak di salah satu kandidat. Menyebar lewat media sosial sampai media Whatsapp.

Tapi di mata Sekretaris SAPMA Toraja ini, isu larangan memelihara babi yang dialamatkan kepada Aziz hanyalah upaya untuk menjatuhkan elektabilitas pasangan NH-Aziz.

Terlebih, beberapa lembaga survei merilis popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas NH-Aziz terus melonjak meninggalkan rivalnya. Pasangan nasionalis-religius itu paling dipercaya mampu mengubah wajah Sulsel lebih baik.

“Sangat disayangkan masih ada pihak-pihak yang menyebar hoax mulai isu islamisasi seluruh Toraja hingga isu larangan memelihara babi. Sekarang ini, sudah zamannya kebebasan dan keterbukaan. Tidaklah mungkin Ustaz Aziz mau melakukan islamisasi atau melarang warga memelihara babi. Apalagi, Ustaz Aziz dikenal sebagai tokoh Islam yang sangat toleran,” kata Eko, saat dihubungi Kamis, 12 Oktober.

BACA JUGA:  Calon Ketua DPD PAN Palopo Dua Hari Ini Ditentukan

Lebih jauh, Eko mengajak agar seluruh masyarakat Toraja untuk tidak mempercayai berbagai isu menyesatkan menjelang Pilgub Sulsel 2018.

Pasalnya, ada-ada saja pihak yang mencoba menjatuhkan elektabilitas figur yang disukai masyarakat, seperti pasangan NH-Aziz. “Tidak mungkin Ustaz Aziz terpilih tiga kali ke gelanggang DPD RI mewakili rakyat Sulsel bila tidak amanah dan tidak disukai masyarakat.”

Sikap toleran Aziz bahkan mendapat pengakuan dari tokoh masyarakat maupun pejabat di Toraja.

Mantan Bupati Toraja, Kolonel (Purn) Tarsis Kodrat, dalam sebuah kesempatan bahkan mengaku kagum dengan toleransi dari Aziz. “Saya sudah lama mengetahui Pak Aziz. Tidak berubah dan masih tetap seperti dulu, yakni fanatik terhadap paham toleransi,” ucap dia.

Menurut Tarsis, Aziz malahan merupakan orang yang menentang bila ada niatan pihak melakukan islamisasi di Toraja.

Bagi Aziz, kebebasan beragama harus dijunjung tinggi. “Beliau (Aziz) mengatakan bahwa Islamisasi non-muslim di Toraja itu tidak bisa diterima akal sehat. Betul, beliau memang tidak ada agenda begitu,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA:  Rilis : Ketua Dpc Gema Hanura Palopo Siap Menangkan Ome Di Pilwalkot

Click to comment

Most Popular

To Top