”Jangan-jangan Kami Diumumkan Tersangka” – Palopo Pos
Utama

”Jangan-jangan Kami Diumumkan Tersangka”

* Pengusaha THM Cemas Pasca Diperiksa Polisi

PALOPO — Pemerintah Kota Palopo sibuk urus perwal SIUP MB, pengusaha THM lalu-lalang ke kantor polisi. Kabarnya, mereka diperiksa soal penjualan miras tanpa izin. Pasca pemberian keterangan, para pengusaha THM mulai curiga dan diliputi kecemasan. Jangan-jangan mau diumumkan tersangka.

Kagetnya kian bertambah. Mereka mengaku melihat keterangannya di-BAP-kan. Semua pengusaha THM memang sudah dimintai keterangan. Mulai Senin dan lanjut kemarin. ”Soalnya polisi sepertinya buatkan kami BAP,” ujar Candra, owner Cafe Centro, kepada Palopo Pos, Selasa 10 Oktober 2017, lalu. Ia sendiri sudah dimintai keterangan pada hari Selasa, lalu bersama toko Cahaya Luwu.

Sebelumnya, Benny Tenriolo, owner Marcopolo Cafe, Oce, bos Casablanca, Tongkonan telah dimintai keterangannya, Senin, lalu. ”Terus terang pasca pemeriksaan terkait penjualan miras tanpa izin, kami jadi khawatir jika kasusnya akan diteruskan ke kejari Palopo,” kata Candra lagi. ”Jangan-jangan kami memang mau dijadikan tersangka,” tambahnya.

BACA JUGA:  BMKG Ingatkan Waspada Banjir dan Longsor

Ia membenarkan semua pengusaha THM sudah diperiksa. ”Kami hanya pasrah dan menunggu perkembangan dari kepolisian,” tuturnya.

Ditambahkan Benny Tenriolo, dirinya sudah diperiksa selama 7 jam. Ia menduga kalau hasil pemeriksaannya disertai dengan Berita Acara Pemeriksan (BAP). “Sekarang kami diperiksa sebagai saksi, mungkin besok-besok jadi tersangka karena menjual miras secara ilegal,” sebut Benny.

Tak hanya Benny, Oce, pemilik Casabalanca, Tongkonan, telah dipanggil polisi. Sama seperti mereka, juga diperiksa terkait perizinan yang dimiliki selama ini. Oce saat di polisi membawa semua izin THM dan memperlihatkan kepada penyidik.

Ada banyak pertanyaan yang disodorkan. Misalnya, dari mana membeli miras hingga hal-hal yang belum dimengerti. ”Yang kami heran kenapa kami diperiksa seperti ini, padahal kami siap ikut aturan,” kata Oce.

Oce mengaku ada tiga izin yang sedang diperpanjang di Pemkot Palopo. Yakni, SITU, SIUP, dan HO. “Sampai sekarang belum terbit. Padahal, bagian perizinan pernah mengatakan bahwa warga yang mengurus izin harus dimudahkan dan dipercepat. Kenyataannya sampai detik ini izin yang kami urus belum ada,” kata Oce.

BACA JUGA:  Pimpinan Bank: Usaha Bisa Menggeliat

Benny menambahkan, dirinya diperiksa selama 7 jam dan bahkan menduga kalau hasil pemeriksaannya disertai dengan Berita Acara Pemeriksan (BAP). “Sekarang kami diperiksa sebagai saksi, mungkin besok-besok jadi tersangka karena menjual miras secara ilegal,” kata Benny.

Apa tanggapan Polres Palopo? Kapolres Palopo AKBP Taswin melalui salah seorang anggotanya tidak bisa membeberkan materi pemeriksaan terhadap para pengusaha THM.
“Kami tidak bisa memberikan keterangan soal pemeriksaan ini. Kami hanya jalankan perintah Pak,” begitu kata salah seorang anggota polisi. (him/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top