Kapolsek Mappedeceng: Itu tak Benar! – Palopo Pos
Luwu Utara

Kapolsek Mappedeceng: Itu tak Benar!

*Bantah Tudingan Pungli di THM

MAPEDECENG — Kapolsek Mappedeceng, I Gusti Putu Ngurah menegaskan kalau tudingan melakukan pungutan liar (pungli) di Tempat Hiuran Malam (THM) seperti ditudingkan kepada dirinya itu tak benar.

Kapolsek Mappedeceng mengklarifikasi pemberitaan yang beredar tersebut dengan menggelar jumpa pers, Kamis 12 Oktober 2017.
Jumpa pers tersebut dihadiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersama Insan Pers dan beberapa tokoh masyarakat, pemuda dan beberapa kepala desa setempat dan pemilik THM di Desa Kapidi Kecamatan Mappedeceng, Luwu Utara.

Kapolsek mappedeceng, IPTU I Gusti, saat jumpa pers membantah atas tudingan kasus pungli atau izin keramaian dan memback up THM yang dilayangkan kepadanya.

I Gusti pun menegaskan kalau izin keramaian di polsek Mappedeceng itu gratis atau tidak dipungut biaya sama sekali dan mengurus izin keramaian itu semua gratis.
”Tudingan pungli itu tidak benar. Semua gratis. Bahkan izinnya pun biasanya kita antar langsung,” ungkap Kapolsek.

BACA JUGA:  Wabup Saksikan Sertijab Camat Mappedeceng

Seperti yang diberitakan sebelumnya, puluhan pemuda Mappedeceng mengatasnamakan Ampera melakukan unjuk rasa di tiga titik antara lain, Mapolsek Mappedeceng, Polres Luwu Utara, dan DPRD Luwu Utara, pada Senin 9 Oktober 2017.

Tuntutan utama mereka yaitu mendesak Kapolres Luwu Utara AKBP Dhafi untuk mencopot Kapolsek Mappedeceng dan sejumlah oknum polisi yang kerap melakukan pungli di Mappedeceng.
“Karena Kapolsek dan oknum kepolisian di Kecamatan Mappedeceng kerap melakukan pungutan liar terkait izin keramaian dan kerap melakukan tindakan arogan,” terang Korlap aksi demonstrasi, Imran.(jun/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top