Maliwowo Kembali Longsor – Palopo Pos
Luwu Timur

Maliwowo Kembali Longsor

 Longsor kembali terjadi di Desa Maliwowo Kecamatan Angkona, Rabu 11 Oktober 2017 sekitar pukul 23.00 Wita.

Longsor ini terjadi pada bekas longsoran pertama yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun, longsor kali ini tidak memakan korban jiwa. Hanya saja longsor ini menyebar pada enam titik dan sempat menutup sebagian jalan poros Malili-Wotu. Sehingga menyebabkan lalulintas dijalur tersebut sedikit terganggu, dimana para pengendara harus berhati-hati karena banyak material batu yang menutupi jalan.

Menurut Basri, warga setempat mengungkapkan, awalnya longsor kecil mulai terjadi sekitar pukul 23.00 Wita, yang sebelumnya telah didahului dengan hujan yang cukup deras sekitar 30 menit lamanya. Tak lama setelah hujan reda, tiba tiba ada suara gemuruh dari atas bukit dengan membawah material tanah bercampur batu dan langsung menutupi sebagian jalan poros.

”Kami sekeluarga sempat panik, dan langsung berhamburan keluar rumah untuk menghidar. Namun tampaknya jalan yang berada depan rumah kami sudah tertutup dengan tanah bercampur batu, dan tidak sempat terkena rumah. Karena kondisi masih terlihat aman, kami beserta keluarga tak mengungsi dan memilih untuk bertahan di rumahnya,” jelas Basri, Kamis 12 Oktober 2017.

BACA JUGA:  Bom Ikan Masih Marak di Bulu Poloe

Di malam itu juga, puluhan warga sekitar langsung bergotong-royong membersihkan sisa-sisa longsoran yang masih menutupi badan jalan. Namun beberapa warga lainya masih berjaga-jaga di depan rumah sambil memperhatikan kondisi longsor.

”Jangan sampai terjadi longsor susulan yang dapat membahayakan jiwa mereka,” sebutnya.
Namun demikian, ada pula warga yang memilih mengungsi terlebih dahulu ke rumah rumah kerabat yang dianggap aman, yang jaraknya tak jauh dari titik longsoran.

Pada pagi harinya, para personil TNI, anggota Kepolisian Polres Luwu Timur dan Polsek Malili serta petugas Dinas Perhubungan Luwu Timur pun ikut membantu warga membersihkan sisa sisa longsoran dijalan.

“Kami tetap bertahan disini sampai situasi dirasa betul-betul aman, dan semoga tak ada longsor susulan lagi. Saya hanya minta kepada warga yang memilih bertahan untuk tetap waspada mengingat sepertinya hujan akan turun lagi,” ujar Kapolsek Malili, AKP Abd Nur Adnan.

Sekedar diketahui, longsor pertama yang terjadi pada Jumat 12 Mei 2017 lalu sekitar pukul 05.30 Wita, di lokasi ini, sempat merenggut 7 korban jiwa dan meratakan setidaknya 6 rumah warga. (akm/rhm)

BACA JUGA:  Husler Lepas 60 Peserta Diklat Pelaut

Click to comment

Most Popular

To Top