Toraja Utara Saja Mendukung – Palopo Pos
Utama

Toraja Utara Saja Mendukung

* Empat Kada se Luwu Raya Komitmen Sukseskan FKN 2019 dan Tudang Ade

PALOPO — Empat kepala daerah (kada) se Luwu Raya telah berkomitmen menyukseskan Festival Keraton Nusantara (FKN) 2019 dan Tudang Ade di 2018. Di depan datu Luwu lagi. Bupati Indah menyebut jangan ragukan komitmen kepala daerah pilihan rakyat tersebut. Toraja Utara (Torut) saja ikut mendukung.

Sebelumnya, Wali Kota Palopo Judas Amir dan Ketua DPRD Palopo Harisal A Latief menyatakan dukungannya terhadap FKN dan Tudang Ade di tahun 2018.

Kini, Bupati Luwu Utara Indha Putri Indriani kembali menyatakan dukungan penuh terhadap hajatan tersebut. ”Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mendukung penuh pelaksanaan FKN dan Tudang Ade tahun 2018. Kegiatan ini memang terpusat di kedatuan Luwu,” tandas Bupati Lutra Indah Putri Indriani, kepada Palopo Pos, Kamis 12 Oktober 2017, kemarin.

Menurut Indah, FKN merupakan salah satu wujud kepedulian kedatuan dan pemerintah akan nilai adat dan budaya di nusantara. Karena itu, lanjut dia, hal ini patut didukung.
Di kesempatan itu, Indah tak lupa menyinggung pertemuan empat kepala daerah pada bulan Oktober 2016.

BACA JUGA:  Pengucapan Ijab dan Kabul Dilakukan di RS At-Medika Disaksikan Istri Lewat Video Call

Pada prinsipnya, kata dia, kegiatan ini sudah dibicarkan dengan empat kepala daerah di Tana Luwu. Semuanya menyatakan komitmen bersama untuk menyukseskan FKN dan rangkaian dari acara ini, yaitu Tudan Ade di tahun 2018. ”Jadi kita berkomitmen untuk menyukseskan acara tersebut,” tutur Indah.

Hal senada juga dikemukakan Ketua DPRD Luwu Utara, H Mahfud Yunus. Ia menyatakan dukungannya terhadap FKN yang mana kedatuaan Luwu menjadi tuan rumah. ”Secara kelembnagaan siap mendukung dan membahas anggaran,” tandasnya.

Dari berbagai catatan sejarah dan diperkuat statemen Datu Luwu Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, SH saat pembentukan panitia Tudang Ade 2018, wilayah kedatuan Luwu pra kemerdekaan seperti Morowali, Kolaka, Toraja, dan lain-lain. Karena merasa bagian dari kedatuan Luwu, maka Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mendukung penuh FKN dan Tudang Ade 2018.

Seperti yang dikemukakan Sekkab Toraja Utara, Rede Rony, SPd, MPd. Kata dia, kegiatan FKN 2019 yang diawali dengan kegiatan tudang ade 2018 sangat bagus dan berpotensi mendorong pembangunan ekonomi.

BACA JUGA:  Selamatkan Nyawa Dulu

”Kami sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Ini bisa memberikan effek terhadap daya tarik pariwisata,” ujarnya.
Mengenai soal dukungan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, sekkab Torut mengaku sangat mendukung event yang dapat mengangkat pariwisata tersebut.

“Pastinya Pemerintah Kabupaten Toraja Utara sangat mendukung. Sebab, melalui event itu dapat menjadi daya tarik pariwisata,” jelasnya.

Soal dukungan secara kelembagaan dari Pemkab Torut, sekkab belum dapat memberikan keterangan seperti apa dukungan itu. Pasalnya, kata mantan kepala dinas pendidikan itu tentunya terlebih dahulu dibicarakan bersama bupati, wakil bupati, serta DPRD Toraja Utara.

“Kalau Toraja Utara mendapat undangan resmi sudah pasti kita menghadirinya serta memberikan dukungan terkait pelaksanaan festival keraton itu,” jelasnya.
Mengenai pengakuan kedatuan Luwu bagian dari adat masyarakat, Rede menambahkan itu sudah pasti dengan mengacu kearifan lokal yang ada.

Untuk diketahui, empat kepala daerah se Tana Luwu pernah melakukan pertemuan di auditorium SaokotaE bulan Oktober 2016.

Ada Wali Kota Judas Amir, Bupati Luwu Andi Mudzakkar, Bupati Luwu Timur, Thorig Husler, Bupati Lutra dan diwakili Wakilnya, Thahar Rum.

BACA JUGA:  Kejari Kurang Jaksa, Kemenag Palopo Butuh 100 CPNS

Selain menyinggung kesiapan kedatuan Luwu jadi tuan rumah FKN, para kada depan datu Luwu siap menggelontorkan anggaran untuk revitalisasi Istana.

Di pertemuan tersebut, Bupati Luwu, HA Mudzakkar, menyatakan, Kabupaten Luwu siap memberikan dana untuk revitalisasi istana sebesar Rp1 miliar. Begitu juga dari Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler menyatakan Luwu Timur siap Rp1 miliar. Kemudian Wakil Bupati Luwu Utara, Thahar Rum, juga menyetujui dana Rp1 miliar untuk pembangunan revitalisasi Istana. Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, MH menyebutkan Pemkot Palopo telah menganggarkan revitalisasi Istana dan FKN sebesar Rp5 miliar.(gsi-jun/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top