Nico: Dorong Jadi Masyarakat Pariwisata – Palopo Pos
Toraja

Nico: Dorong Jadi Masyarakat Pariwisata

*Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona

MAKALE — Kementerian Pariwisata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Kamis (16/11/2017) mengadakan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Tana Toraja. Tepatnya di obyek wisata Lemo Kelurahan Lemo, Kecamatan Makale Utara.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, Kementerian Pariwiaata Republik Indoneaia Arum D, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letkol Agus Purwanto, Putri Parirwisata Dikna Fariba, Kadis Pariwisata Tana Toraja Jidon Sitohang, Kabid Promosi dan Pemasaran Roapita N Biringkanae, Camat Makale Utara Danial Pappang dan ratusan masyarakat memenuhi pelataran objek wisata Lemo.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae mengatakan bahwa berbuat satu atau dua itu lebih baik agar kenangan ini bisa melekat dihati para pengunjung. Karena kita sekarang mendorong kesiapan masyarakat Tana Toraja, baik didalam persiapan sosial masyarakatnya untuk menjadi masyarakat parawisata. Dan juga kita mendorong suasana komunikasi yang baik .

“Untuk itu, kita dorong dan menyiapkan kerjasama dengan Kampus UKI Toraja. Ada 22 anak Toraja yang secara rutin tiap hari mengajar orang Toraja belajar Bahasa Inggris, karena tahun depan kita akan masuk dengan bahasa mandarin,” ujar Nico.

Kesiapan-kesiapan ini yang perlu ditata dan ini sederhana tapi apakah rakyat sudah siap untuk menerima dan melaksanakan dari pada kepariwisataan di Tana Toraja, pungkasnya.

Putri Pariwisata Asia Tenggara Tahun 2016/2017, Dikna Paradiba kepada Palopo Pos di lokasi Obyek Wisata (OW) Lemo mengatakan dirinya pertama kali datang di Toraja dan kesini menggunakan bus. Selama 9 jam perjalanan dilalui. “Tadinya agak cemas dalam perjalanan yang agak panjang. Ternyata naik bus dari Makassar ke Tana Toraja akomodasinya oke banget mudah dicari. Terus para wisatawan yang datang dengan bus pun sangat nyaman dengan keadaan busnya,” terangnya.

Setibanya Dikna di acara dirinya disambut dengan tarian khas Toraja. Dirinya terkesan melihat tampilan tersebut dan memuji. “Terkesima melihatnya karena biasanya saya mengunjungi suatu daerah ,mereka hanya menyuguhkan tarian daerah. Cuman ini tarian mereka di campur dengan pesan-pesan yang dari sapta pesona itu seperti opera dan masyarakat Tana Toraja ramah-ramah,” ungkapnya.

Toraja ini menurutnya bukan hanya wisatanya yang di kenal diseluruh Indonesia bahkan dunia Internasional. Tapi terlebih kemarin saat pameran pariwisata di London Inggris bersama Kementerian Pariwisata. Pameran itu terbesar kedua di dunia setelah di Berlin, Jerman. Dan ternyata banyak touris visitor negara yang datang mereka berbicara tentang Tana Toraja.

Lanjutnya, mereka menceritakan tentang acara Rambu Solo’ (Pemakaman), bahwa itu yang sangat terkenal diluar negeri. “Saya harapkan dengan target yang terus bertambah ini bisa membuat kinerja dari sumber daya manusia (SDM) Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Agar semakin bersinergi dan memberikan yang terbaik untuk keberlangsungan Pariwisata di Tana Toraja,” kunci Dikna. (mg5/udy)

Click to comment

Most Popular

To Top