Cemarkan Lingkungan Dikenakan Sanksi – Palopo Pos
Luwu Utara

Cemarkan Lingkungan Dikenakan Sanksi

*DLH Buka Aduan Masyarakat

MASAMBA — Dinas Lingkungan Hidup (LH) Luwu Utara membuka Layanan Pengaduan terhadap dugaan pencemaran dan pengrusakan lingkungan hidup.

Sekretariat pengaduan ini merupakan implementasi tugas dan fungsi Dinas LH Luwu Utara dalam melayani pengaduan masyarakat terhadap adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup yang terjadi di sekitarnya.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Pengaduan dan Penegakan Hukum Lingkungan selaku penanggungjawab Pos Pengaduan, Ince Ridha Taliang, ST kepada Palopo Pos, Senin 27 November 2017.

Menurut Ince, masyarakat dapat menyampaikan aduannya baik secara langsung maupun tidak langsung, secara langsung yakni dengan mendatangi dan menyampaikan pengaduan di sekretariat Pengaduan atau secara tidak langsung yakni melalui media pengaduan seperti Telepon, Faksimili, Surat elektronik (email) atau website dinas LH.

“Pengaduan tersebut selanjutnya diverifikasi oleh tim Sekretariat Pengaduan dan seterusnya akan dikaji oleh Tim Teknis yang akan menghasilkan Rekomendasi tindak Lanjut Pengaduan,” urainya.

Ince mengatakan, pihaknya telah memasang papan informasi pos pengaduan agar masyarakat dapat melaporkan kejadian atau kegiatan yang diduga berpotensi untuk menimbulkan tercemarnya atau rusaknya lingkungan.

Sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.22/MENLHK/SETJEN/SET.1/3/2017 Tata Cara Pengelolaan Pengaduan Dugaan Pencemaran Dan/Atau Perusakan Lingkungan Hidup Dan/Atau Perusakan Hutan, bahwa Instansi lingkungan hidup di tingkat daerah kabupaten berwenang mengelola pengaduan terhadap usaha dan/atau kegiatan dalam hal izin di bidang lingkungan hidup diterbitkan oleh bupati. (mah/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top