Anak Dipukul, Ortu Tempuh Jalur Hukum – Palopo Pos
Kriminal

Anak Dipukul, Ortu Tempuh Jalur Hukum

PALOPO— Seorang anak di bawah umur jadi korban penganiayaan, Selasa, 28 November 2017, sekira pukul 21.00 malam lalu. FA (15) dipukuli hingga mengalami luka memar di bagian kepala sebelah kiri dan benjol pada jidat.

Tidak terima putranya dianiaya, Imelda (32) yang berdomisili di Jl Kelapa, Kelurahan Lagaligo, Kecamatan Wara, Kota Palopo, terpaksa menempuh jalur hukum. Malam itu juga, Imelda melaporkan Alga alias Bapak Abdil sebagai terduga kasus penganiayaan ke Mapolres Palopo. Alga sendiri merupakan warga Jl Carede, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.

“Anak saya dipukuli. Sebagai ibu kandungnya saya keberatan dan melaporkan bapak itu (Alga. Red) ke polisi. Harapan saya semoga kasus ini ditangani berdasarkan aturan hukum yang berlaku,” kata Imelda, saat di hadapan petugas kepolisian yang menerima laporananya. Usai diterima laporannya, korban menjalani visum medis.

Pemicu pemukulan sebenarnya sepele. Dimana korban diperintahkan menjaga cafe, namun korban menolak. Karena dongkol, terlapor langsung main tangan. Kepala korban dipukul hingga mengalami memar di bagian belakang dan memar pada jidat. “Sebenarnya sepele pak. Yang saya sangat menyayangkan tindakannya. Apalagi korban anak di bawah umur,” kata Imelda.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andy Yusup mengatakan kalau korban mengenali terlapor penganiayaan. Dari laporan polisinya, korban dianiaya sampai mengalami luka memar di kepala dan jidat. “Laporannya sudah masuk, tinggal penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (him/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top