Heboh Penggerebekan Pasutri ‘Narkoba’ di Bupon – Palopo Pos
Kriminal

Heboh Penggerebekan Pasutri ‘Narkoba’ di Bupon

PALOPO— Puluhan Personil Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, diback-up personil TNI 1403 Sawerigading menggerebek rumah pasangan suami istri (Pasutri) ‘narkoba’ yakni Ba alias Ac, di Desa Padang Lambe, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu, Selasa, 5 Desember 2017.

Hebohnya sekira pukul, 10.00 Wita pagi kemarin, saat penggerebekan rumah terduga Baso dikepung layaknya penangkapan seorang teroris. Bahkan, aksi penggerebekan tersebut sempat menggegerkan warga setempat. Sejumlah saksi mata menuturkan, BNN mengepung rumah Baso, ada yang berjaga di depan, belakang dan samping rumah.

Personil BNN lalu merangsek masuk ke rumah Baso lalu melakukan penggeledahan. Penggerebekan ini mengundang perhatian warga. Situasi di lokasi memang ramai, karena rumah Ba berada di kompleks pasar Bupon. Kemudian BNN keluar sambil membawa sejumlah barang bukti, ada alat hisap, serta beberapa bungkusan yang diduga sabu. Sementara Ba bersama istrinya, ikut dibawa dengan tangan diborgol.

“Rumahnya digerebek, dikepung. Kami juga kaget tadi. Kejadiannya sekitar pukul 7 pagi dan baru selesai sekitar pukul 10 siang,” kata salah seorang warga yang minta namanya tidak disebutkan kepada Palopo Pos, pagi kemarin.

Selain rumah Ba, BNN juga disebutkan mendatangi rumah tersangka lainnya yang masih berada di wilayah Bupon. “Ada beberapa rumah yang didatangi, tapi di dusun lain,” katanya.

Masih sumber tadi, Ba dikenal memang mengendalikan sabu, bahkan ada beberapa aparat penegak hukum yang ikut terlibat, namun warga setempat tidak berani dan tidak mau ribut. Ba dan istrinya juga dikenal cukup baik dan bersosialisasi dengan tetangga rumahnya.

“Kalau masalah itu, hampir semua warga di sini sudah tau, tapi kami tidak mau ambil pusing, itu urusannya,” bebernya.

Terpisah, Kepala BNN Kota Palopo, Maxmiliam Sahese yang dikonfirmasi, tidak membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan anggotanya. Bahkan Maxmiliam membantah keras jika pihaknya melakukan penggerebekan di daerah yang dimaksud.

“Saya tidak tahu kalau ada penggerebekan, bahkan sampai detik saya belum menerima adanya laporan soal itu,” pungkasnya. (ded/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top