Husler: Revolusi Mental Jangan Hanya Slogan – Palopo Pos
Luwu Timur

Husler: Revolusi Mental Jangan Hanya Slogan

MALILI — Gerakan Nasional Revolusi Mental adalah perubahan secara cepat dalam cara pikir, cara kerja, cara hidup dan sikap, serta perilaku bangsa indonesia yang mengacu pada nilai-nilai strategis.

Hal ini diungkapkan Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler saat membuka Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental di Gedung Simpurusiang Malili, Selasa 5 Desember 2017.

Menurut Husler, nilai itu adalah integritas, etos kerja dan gotong royong berdasarkan pancasila, yang berorientasi pada kemajuan. Agar Indonesia menjadi negara yang maju, modern, makmur, sejahtera dan bermartabat.

”Demi suksesnya agenda Revolusi mental diharapkan bukan hanya slogan atau ungkapan kata–kata semata, tetapi harus diikuti perbuatan. Ruang lingkup (revolusi mental) cukup luas untuk mengubah cara pandang, cara berpikir, bersikap dan berprilaku masyarakat agar berorientasi pada kejuangan, kemajuan dan kemodernan,” tegasnya.

Husler menekankan perilaku birokrasi, Kepala Sekolah dan Guru sebagai pelayan masyarakat dan dilingkup Pendidikan sebagai upaya revolusi mental di Kabupaten Luwu Timur, dengan harapan sebagai pelaku pemerintahan dapat menjadi teladan bagi yang lain, termasuk teladan bagi warga masyarakat.

Sementara itu, Kasi Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kantor Kesbangpol, Mustadir melaporkan Revolusi Mental mengandung nilai-nilai esensial yang harus diinternalisasi baik pada setiap individu maupun bangsa, yaitu, Integritas yang mencakup sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, sportif, adil, serta taat hukum dan aturan.

Etos Kerja yang mencakup sikap optimistik, kerja keras, berprestasi, gigih/pantang menyerah, mandiri, produktif, hemat, kreatif, inovatif, berprestasi dan mengutamakan pelayanan publik prima dan Gotong Royong yang mencakup kerjasama, kesetiakawanan, solidaritas, menghargai perbedaan dan kemajemukan, toleransi, saling menghargai/menghormati, dan berorientasi pada kemaslahatan umum.

Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental yang mengangkat Tema “Melakukan Revulusi Karakter Bangsa “Dalam Rangka Perombakan Cara Berfikir, Cara Kerja dan Cara Hidup Agar Selaras Dengan Semangat Kemajuan dan Tuntutan Revolusi Mental” yang diikuti 500 peserta dari Kepala Sekolah dan Guru se Kab Luwu Timur dengan Pemateri Ketua DPRD Luwu Timur, Kejari, Perwakilan dari Polres Luwu Timur dan Kesbang.

Dihadiri Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam, Kejari Luwu Timur, Yohannes Avilla Agus Awanto Putra, Perwakilan Polres Luwu Timur, Muhajir, Sekertaris Daerah, Bahri Suli, Kepala OPD Lingkup Pemkab Luwu Timur, dan Kepala Sekolah se Luwu Timur. (krm/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top