Honorer K2 Zikir Bersama di Masjid Agung – Palopo Pos
Metro

Honorer K2 Zikir Bersama di Masjid Agung

PALOPO — Ratusan honorer K2 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melakukan zikir bersama di Masjid Agung Luwu Palopo, Selasa 5 Desember 2017 malam lalu.

Ketua Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Kota Palopo, Hj Farida kepada Palopo Pos mengatakan, aksi zikir bersama ini dalam bentuk harapan besar, agar status K2 yang mereka sandang selama bertahun-tahun bisa berubah menjadi PNS di tahun 2018 mendatang.

“Kami sudah lelah berjuang, tapi kami terus berjuang dengan berharap besar pertolongan Allah. Yang turun pada hari ini semuanya tergerak dari hati nurani mereka, untuk mengubah dari kondisi ini,” harap Hj Farida.

Zikir bersama ini dimulai pukul 23:30 Wita, Selasa malam. Usai melaksanakan zikir, para honorer K2 juga mendengarkan tausiyah yang menyejukkan hati dari Ustadz Ruhanda Muhamad, S.Pd.,M.Pd.,M.Si. Selain zikir bersama, para honorer K2 juga melaksanakan salat subuh berjamaah Rabu 6 Desember 2017.

“Kami ingin berdoa semalam di Masjid Agung Luwu Palopo, agar para petinggi bangsa ini, terutama para wakil rakyat di MPR, DPR, DPD RI, tergerak hatinya untuk mengesahkan UU Pengangkatan honorer K2 menjadi PNS,” katanya.

Sementara itu, dirinya juga mengimbau agar seluruh honorer K2 tak henti-hentinya berdoa memohon kepada Allah agar perjuangan mereka bisa membuah hasil yang menggembirakan.
“Selain berjuang melalui jalur persuratan ke DPR RI, kita juga berdoa supaya perjuangan kita bisa dikabulkan Allah SWT,” harapnya.

Sementara itu, ratusan honorer K2 yang mewakili masing-masing daerah termasuk Kota Palopo terpancing emosinya.

Pasalnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur tidak hadir dalam rapat kerja Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Ini kedua kalinya Asman tidak hadir saat diundang rapat BAP DPD RI. Pada raker pertama 23 November, Asman tidak hadir. Yang hadir hanya dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Hukum dan HAM.

Tidak hanya di BAP DPD, Asman juga absen saat raker dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI untuk membahas revisi UU ASN. Tiga kali diundang, Menteri Asman tidak pernah hadir.
Ketidakhadiran MenPAN-RB ini membuat honorer K2 marah. Mereka mendesak agar Asman dijemput paksa.

“Kalau DPD butuh bantuan untuk menjemput paksa MenPAN-RB, kami siap menjemputnya,” kata Ketua Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Jawa Timur Eko Mardiono dalam rapat dengar pendapat umum dengan BAP DPD, Rabu 6 Desember 2017.

Dia menyebutkan, sikap MenPAN-RB yang tidak hadir dalam lima kali rapat harusnya ditindaklanjuti. Jangan sampai DPD dan DPR RI tidak ada harganya di mata seorang menteri.

“Di atas langit masih ada langit. Kalau tidak mau datang, ya dijemput paksa atau bersurat ke presiden. Laporkan kalau MenPAN-RB menolak membahasaa revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan pintu masuknya K2 menjadi PNS,” tambah Ketua FHK2I Jawa Barat Imam Supriatna.(rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top