Tersangka Narkoba Bertambah – Palopo Pos
Kriminal

Tersangka Narkoba Bertambah

* Kasus 74, Tersangka 125, BB 315,152 Gram

PALOPO— Kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Palopo pada tahun 2017, mengalami penurunan dibanding tahun 2016. Tahun 2016, jumlah kasus 89 dengan tersangka 116 orang. Tahun 2017, jumlah kasus 75, tersangka 125 orang, dengan Barang Bukti (BB) 315,152 gram.

“Berdasarkan data kami 74 kasus narkoba dengan jumlah tersangka 125 orang,” kata Kapolres.
Menurut Kapolres, dalam satu kasus jumlah tersangkanya bermacam-macam, bukan hanya satu orang tapi kadang dua, tiga, bahkan sampai lima orang. Para tersangka didominasi oleh masyarakat Palopo dengan umur rata-rata berusia 18 hingga 45 tahun. “Ada juga tersangka dari luar kabupaten, seperti Luwu dan Sidrap. Tapi tersangka yang paling banyak kami tangkap adalah warga Palopo,” jelas Kapolres Palopo AKBP Taswin SIK MH, kemarin.

Kalau tahun 2016 lalu jumlah kasus 89 dengan jumlah tersangka 116. “Ini terbalik dengan jumlah kasusnya. Kalau tahun 2017 jumlah kasus narkoba 74 tapi tersangkanya lebih banyak, sedangkan tahun kemarin, kasusnya lebih banyak dibanding tersangkanya. Jadi hanya sedikit meningkat di 2017 ini,” kata Kapolres.

Olehnya itu, ke depan Polres Palopo akan terus berupaya melakukan pencegahan agar angka penyalahgunaan narkoba dapat berkurang. Tentunya, upaya yang dilakukan adalah pencegahan lewat sosialisasi atau penyuluhan. “Semoga tahun 2018 ini dapat ditekan lagi,” katanya.

Adapun barang bukti narkoba yang berhasil disita berjumlah 315,152 gram tahun 2017, sedangkan tahun 2016 lalu berjumlah 143,978 gram. Khusus ekstasi nihil tahun ini, sedangkan tahun lalu hanya 2 butir. Untuk obat daftar G barang buktinya yang disita sebanyak 1060 butir, somadrir sebanyak 132 butir, destro 142 butir, THD sebanyak 684 butir.

Melirik tindak kriminalitas tahun 2017 mengalami penurunan drastis, dari tahun 2016 lalu. Hanya saja, tak dapat dipungkiri kalau kasus peredaran obat terlarang, justru mengalami peningkatan.

Sesuai data yang dimiliki Polres Palopo, hanya berkisar 143.978 gram yang diamankan petugas Polres Palopo, sepanjang tahun 2016. Dan tahun 2017 ini meningkat 315.152 gram.
“Tahun 2016 kemarin, ada dua butir ekstasi, sedang tahun 2017 tidak ada. Sedang, ganja tahun 2016 ditemukan 3 lenting, tahun 2017 nihil,” kata Kapolres Palopo, AKBP Taswin.

Perwira dua bunga melati itu, menegaskan, selain angka kriminalitas yang menurun drastis, juga angka kasus kecelakaan di jalan raya mengalami penurunan.

Taswin, tidak merincikan berapa jumlah angkanya yang jelasnya, kategori lakalantas berat hanya tiga kasus dan kategori ringan hanya mencapai angka 20an kasus.

“Tahun 2017, kategori laka berat hanya tiga, korban meninggal juga ada tiga orang dan laka ringan sekitar 20 kasus dan korban hanya mengalami luka ringan,” pungkasnya. (him-ded/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top