Rekrutmen CPNS Februari – Palopo Pos
Utama

Rekrutmen CPNS Februari

* Lebih Banyak Formasi Teknis, Tenaga Administrasi Sudah Cukup

PALOPO — Melihat arah kebijakan pemerintah Jokowi-JK tahun ini, formasi teknis lebih banyak. Tenaga adiministrasi dianggap sudah cukup. Jadi daerah harus cepat tangkap peluang ini. Segera validasi dan rampungkan usulan kebutuhan CPNS. Karena, rekrutmen CPNS mulai dibuka Februari.

Sebelumnya, Pemkot Palopo sendiri sudah mengusulkan 668 untuk tiga formasi. Yaitu, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan tenaga teknis. Perinciannya, formasi yang akan diusulkan antarlain, formasi tenaga kesehatan sebanyak 623, tenaga pendidik 31, dan tenaga teknis 14 orang.

Kenapa tenaga kesehatan paling banyak, karena Palopo butuh tenaga perawat, bidan, dokter, dan juga ada tenaga dari jurusan FKM. ”Mudah-mudahan bisa diterima,” ujar Dahri Saleng, kepala BKPSDM Palopo, melalui Megawati, kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi, baru-baru ini.

Di Luwu Timur, pemerintah daerah masih membutuhkan ASN sekitar 2.379 orang. ASN di Luwu Timur sekitar 4.002 orang. ”Jadi, kalau dihitung-hitung masih membutuhkan sekitar 2.379 orang lagi. Sebesar itu yang kita usul,” kata Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu Timur, Kamal Rasyid, baru-baru ini.

Luwu Utara juga demikian. Kekurangan ASN untuk tenaga kependidikan. Masih butuh guru kelas sebanyak 400 orang, tenaga kesehatan baik perawat, dokter masih butuh kurang lebih 200 orang.
Saat ini, jumlah ASN di Kabupaten Luwu Utara sebanyak 5.196 orang. ”Kita masih kekurangan guru dan tenaga kesehatan, sementara tenaga administrasi sudah memadai,” kata Sudirman, kabid pengadaan, pembinaan, dan informasi kepegawaian BKPSDM Luwu Utara.

Sedangkan Pemkab Luwu sudah usul 312 formasi. BKPSDM mengaku telah mengusulkan permintaan kebutuhan CPNS untuk tahun 2017 kepada pemerintah pusat. ”Kita semua berharap usulan kita diterima,” harap Drs H Sulaiman, kepala BKPSDM Luwu.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memastikan Februari rekrutmen CPNS tahun 2018. Namun, sebelumnya KemenPAN-RB masih terus menerima usulan formasi dari berbagai kementerian/lembaga, provinsi dan pemerintah daerah sampai akhir Januari 2018.

Dari segi jumlah formasi, setidaknya ada 150 ribu hingga 250 ribu posisi akan diperebutkan oleh para calon pelamar. Kepastian jumlahnya masih menunggu kajian kementerian keuangan dan Kemenpan-RB.
Posisi ini dibuka untuk menutup para PNS yang pensiun di tahun yang sama. Dengan kata lain, meski ada rekrutmen CPNS namun tetap zero growth.

MenPAN-RB Asman Abnur meminta PPK pusat dan daerah untuk melakukan validasi ulang terhadap kebutuhan pegawai (usul formasi) yang telah diinput ke dalam aplikasi e-formasi. Asman mengatakan, dalam hal ini pemerintah punya prioritas terkait formasi CPNS.

Ditambahkan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB, Setiawan Wangsaatmaja, ada beberapa kriteria yang nanti akan dibuka pendaftarannya di 2018.

“Pertama, tentu posisi yang sesuai dengan rencana strategis masing-masing instansi. Lebih banyak untuk jabatan teknis yang memiliki kemampuan khusus. Kalau untuk pejabat administrasi sekarang ini sudah cukup,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Setiawan mencontohkan di wilayah Kalimantan. Rencana strategis pemerintah adalah memilih sesuai dengan wilayahnya.
Untuk Kalimantan sebagai wilayah penghasil tambang dan batubara, maka akan difokuskan ke core daerah tersebut.

Dengan demikian, nantinya jabatan yang akan dicari pada CPNS 2018 adalah tenaga pemerintahan yang berhubungan dengan berbagai komoditi tersebut.

Dari data Kementerian PANRB, pegawai pemerintah daerah masih didominasi posisi atau jabatan yang berorientasi di sektor pertanian dan tenaga administrasi.

Sementara pegawai yang sesuai dengan sektor tambang dan geologi tidak lebih dari 1 persen. Tahapannya, instansi pemerintah daerah nantinya akan mengusulkan berbagai posisi yang dibutuhkan.
Setelah itu, Kementerian PANRB akan melakukan verifikasi untuk disesuaikam dengan rencana strategis di setiap instansi dan wilayah.

“Kita sudah punya peta aparatur sipil negara yang berbasia geografi, disana ada data semua di wilayah apa jumlah PNS nya berapa paling banyak bagian apa, jadi nanti kita akan pakai data itu untuk verifikaai,” tambah Setiawan.

Verifikasi ini, Setiawan melanjutkan, akan diproses di Kementerian PANRB pada bulan Februari dan Maret.
Baru setelah itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk kapan bisa mulai membuka rekrutmen CPNS 2018.

Dipastikan dari 250 ribu posisi yang diusulkan pada 2018, sebanyak 38 ribu akan dibuka untuk pemerintah pusat dan sisanya untuk pemerintah daerah.

Menurutnya, dibukanya lowongan tersebut guna memenuhi 50-60 persen formasi yang ditinggalkan sebanyak 220 ribu PNS yang memasuki masa pensiun pada periode 2017-2018.

Selain itu, formasi yang dibuka juga untuk kementerian dan lembaga yang formasinya tidak terisi pada seleksi CPNS yang tengah berlangsung saat ini. “Sama formasi kemarin tidak terisi, misal BNN, ada pelatih anjing pelacak ternyata tidak banyak yang lulus,” ujar dia.
Rencananya, formasi CPNS 2018 yang dibuka meliputi kementerian dan lembaga (KL) pemerintah pusat serta formasi untuk pemerintah daerah.

Penerimaan CPNS akan disesuaikan dengan usulan bupati dan gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang ingin dikembangkan di daerah. “Tahun 2018, khusus untuk daerah, per kabupaten dan provinsi,” katanya. Diketahui, pada gelombang pertama, ada sebanyak 17.521 CPNS diterima untuk Kementerian Hukum dan HAM.

Pada gelombang kedua, ada sebanyak 17.928 formasi untuk mengisi jabatan pada 30 kementerian, 30 lembaga negara, dan 1 pemerintah provinsi, yakni Pemprov Kalimantan Utara. Total CPNS diterima pada 2 gelombang pada tahun 2017 sebanyak 35.449 dari 1,2 juta pendaftar.

Pada gelombang ketiga, jumlah yang akan diterima jauh lebih banyak, yakni 120 ribu hingga 250 ribu CPNS. Angka pastinya masih menunggu rekomendasi kementerian keuangan. (idr/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top