Libatkan 14 Dokter Spesialis – Palopo Pos
Utama

Libatkan 14 Dokter Spesialis

* Tiga Balon Walikota dan Wawali Palopo Jalani Pemeriksaan Psikologi

MAKASSAR — Tiga bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Palopo telah menjalani satu rangkaian pemeriksaan kesehatan, kemarin. Di kegiatan ini, mereka menjalani pemeriksaan psikologi yang ditangani 14 dokter spesialis. Di sini, perilaku dan mental mereka bisa terbaca. Ada istilah anak muda jaman now tes psikologi dekat-dekat dengan baper alias bawa perasaan.

Pemeriksaan psikologi para bakal paslon baik dari Palopo dan Luwu berlangsung di lantai 7 Pusat Jantung Terpadu Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Dari luar dinding kaca terlihat mengantri mengisi daftar kunjungan Rahmat Masri Bandaso, sampingnya Buya A Ikhsan, dan A Sulthani Togelangi. Ia terlihat sedang mengisi daftar buku. Ke samping kirinya, ada Syukur Bijak, balon wakil bupati Luwu sedang bicara lewat telepon. Kemudian balon lain dari daerah tetangga se Sulsel.

Sedangkan bakal paslon lainnya terlindungi tembok ruang tunggu Pusat Jantung Terpadu.
Misalnya, Judas Amir, Akhmad Syarifuddin, Basmin Mattayang, dan balon lainnya dari Luwu. Wartawan memang dibatasi ke ruangan tersebut. Katanya, harus steril dari peliputan.

Samsu Alam, anggota KPU Palopo yang membidangi teknis penyelenggaraan pemilu, mengatakan, semua bakal calon walikota dan wakil walikota Palopo telah menjalani tes psikologis kemarin pagi hingga sore. Di tes psikologis ini, kata dia, ketahuan perilaku dan mental masing-masing balon. Ada istilah anak muda jaman now yang dikutip anggota komisioner KPU Palopo. Baper alias bawa perasaan.
“Akan ketahuan siapa yang baper. Hehe..hehe,” canda Samsu Alam.
Samsu Alam saat dihubungi malam tadi baru tiba di Makassar.

Kata Samsul Alam, hasil pemeriksaan kesehatan fisik, rohani, dan bebas narkoba tiga bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Palopo akan diserahkan tim pemeriksa ke KPU Palopo. KPU memastikan waktu penyerahan hasil kesehatan para bakal calon tersebut dilaksanakan setelah pleno hasil pemeriksaan kesehatan telah dilaksanakan. “Tergantung dari IDI kapan dia mau menyerahkannya. Kami di KPU hanya menunggu saja. Namun, yang pasti bahwa penyerahan hasil itu dilakukan usai pleno,” ujarnya.

Lokasi pemeriksaan kesehatan para balon berlangsung tiga hari. Dimulai dari hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Kemarin, pemeriksaan psikologi. Pemeriksaan kesehatan lanjut malam nanti. Pukul 19:00 sampai 20:30 Wita. Kemudian lanjut pemeriksaan narkoba oleh BNN. Tempatnya di ruang rapat direksi PCC, lantai 5. Pada hari Minggu masuk kegiatan pemeriksaan kesehatan jasmani oleh IDI. Lokasi pemeriksaan di ruangan PCC di lantai 1. “Setelah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan bakal calon, kami menunggu IDI menyerahkan hasil tersebut,” katanya.

Sementara itu, Ketua IDI Sulsel, Dr Nur Ashari, menegaskan, tim pemeriksa membutuhkan waktu untuk menyimpulkan kondisi kesehatan para bakal pasangan calon. ”Kaputusannya akan ditetapkan dalam rapat pleno tanggal 15 dan diserahkan ke KPU Palopo tanggal 16 Januari,” jelasnya, saat dihubungi Palopo Pos, kemarin.

Terkait kriteria kesehatan yang bisa menggugurkan bakal calon, ia menyebut istilah ketidakmampuan bekerja atau disability. Hanya saja, dia tidak dapat menyebutkannya secara rinci. “Kriterianya banyak,” pungkasnya.

Disebutkan, ada tiga jenis pemeriksaan kesehatan dijalani seluruh bakal calon kepala daerah, yakni, pemeriksaan urine tes narkoba oleh BNN, tes psikologi oleh psikolog Himpunan Masyarakat Psikologi Indonesia, serta pemeriksaan jasmani oleh tim dokter spesialis yang ditunjuk Ikatan Dokter Indonesia.

IDI menunjuk 14 dokter spesialis dari RSUD dr Wahidin Sudirohusodo untuk melakukan pemeriksaan jasmani seluruh bakal calon kepala daerah yang akan mengikuti pilkada serentak 2018. Tim dokter spesialis itu melingkupi penyakit dalam, syaraf, bedah, ortopedi, urologi, gigi, dan mulut, THT, serta jantung. Bakal calon juga akan menjalani pemeriksaan penunjang menyangkut EKG, treadmil, audiometrik, dan gerak.

Pemeriksaan psikologi di hari pertama, dijalani semua bakal calon walikota dan wakil walikota Palopo dengan lancar. Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso optimis bisa melewati pemeriksaan ini. ”Lanjut lagi besok (hari ini, red),” ujar Astamanga Aziz, jubir JUARA, kepada Palopo Pos, malam tadi.

Sementara itu, Koordinator Tim Media OME-Bisa, Reski Aziz, yang dihubungi Palopo Pos secara terpisah mengaku kalau pasangan OME-Bisa pada tes hari pertama (psikologi) dilalui dengan lancar dan mudah. Hal itu ditandai dari waktu yang diberikan, keduanya terlihat paling duluan keluar dari ruangan.

Katanya, di tes psikologi terbagi tiga tahapan. Yakni, tahap pertama menjawab 200 soal hingga batas waktu jelang salat Jumat. Dilanjutkan ke tahap kedua usai salat dengan tes warna dan menggambar, serta tahap ketiga adalah wawancara.

“Dari banyaknya lembaran soal yang diberikan, alhamdulillah Pak Wakil Ome bisa cepat selesai,” kata Reski.

Bahkan, lanjutnya, saat di ruangan Wawali Akhmad Syarifuddin atau yang akrab dipanggil OME “dicolek” paslon lain, agar membantunya menyelesaikan soal yang jumlahnya 200.
Usai mengikuti tes kesehatan hari pertama. Pada Sabtu 13 Januari 2018, akan menjalani tes urine. “Tidak ada persiapan akan tes urine. Mau dibagaimanakan juga karena ini urine tidak bisa direkayasa,” ujar Reski. (rul/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top