Tak Selesai Meski Diberi Tambahan Waktu – Palopo Pos
Metro

Tak Selesai Meski Diberi Tambahan Waktu

*Soal Proyek Septic Tank Diblack List

PALOPO — Pemutusan kontrak atau black list untuk pengerjaan proyek septic tank rumah tangga tahun anggaran 2017 lalu, membuat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palopo angkat suara.

Dikatakan PPK, Ali Kumani, memang pihaknya telah melakukan pemutusan kontrak terhadap proyek septic tank rumah tangga, karena memang sudah tidak mampu lagi menyelasaikan pengerjaan. Bahkan sudah diberi waktu penambahan hingga dikenakan denda 1/1000 perhari.

“Kontrak proyek septic tank rumah tangga itu sudah berakhir pada bulan Oktober 2017 lalu dan tidak selesai 100 persen. Sehingga kami beri penambahan waktu dengan konsekuensi dikenakan denda sesuai dengan perjanjian didalam kontrak,” terang Ali.

Namun, lanjutnya saat penambahan waktu pihak kontraktor PT Sam Makmur juga tidak mampu menyelesaikan. Bahkan waktu yang digunakan hingga 57 hari. Padahal batas waktu penambahan hanya sampai 50 hari.

“Mereka sudah melewati waktu yang diberikan sehingga kami anggap tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sehingga diputuslah kontraknya,” tegasnya.

Untuk itu, sebut Ali, dilakukan sita jaminan sebesar Rp300 Juta dan itu dipotong pada anggaran proyek. Ditambah lagi potongan denda 57 hari dikali dengan denda per hari sebesar Rp5 Juta lebih. Karena anggaran untuk proyek ini menelan anggaran sebesar Rp5 Miliar lebih.

“Untuk pengerjaan septic tank ini sebanyak 2.000 titik yang disebar di hampir semua kelurahan yang ada di Kota Palopo,” tandasnya.(udy/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top