2018, PLN Rencana Turunkan Tarif Listrik – Palopo Pos
Ekonomi

2018, PLN Rencana Turunkan Tarif Listrik

PALOPO— PLN Wilayah Palopo menegaskan, selama 2018 tidak akan ada kenaikan tarif listrik. Malah yang ada rencana penurunan tarif listrik.

Demikian dikatakan Manajer PLN Wilayah Palopo Himawan Susanto kepada Palopo Pos dalam acara gelar pasukan dan Jaskonhar KHS (kontrak harga satuan), Senin, 22 Januari 2018 di halaman Islamic Center Palopo.

Hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik untuk semua golongan pelanggan PT PLN (Persero), baik bersubsidi atau non subsidi.

Keputusan tersebut berlaku tiga bulan ke depan atau pada periode 1 Januari hingga 31 Maret 2017.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif listrik pada periode Januari sampai Maret 2018 tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Sebagaimana diketahui tarif listrik sekarang ini untuk golongan pelanggan bersubsidi rumah tangga 450 Volt Amper (VA), tetap sebesar Rp415 untuk pemakian listrik per kilo Watt hour (kWh). Bagi rumah tangga 900 VA tidak mampu, tetap sebesar Rp586, untuk pemakaian listrik per kWh.

Golongan pelanggan yang tidak disubsidi, tarif listrik yang akan dikenakan untuk Tegangan Rendah (TR) Rp1.467,28 per kilo kWh, Golonggan 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM) Rp 1.352 per kWh, Tarif listrik Tegangan Menengah (TM) Rp 1.114,74 per kWh, Tarif listrik Tegangan Tinggi (TT) Rp 996,74 per kWh, Tarif listrik di Layanan Khusus Rp 1.644,52 per kWh.

Selain itu PLN juga mendorong masyarakat beralih kepada listrik PLN yang go green. “Tidak ada polusi karena bersumber dari penggerak air. Ada PLTA Poso, Bakaru, dan masih banyak lagi PLTA, ” ujar Himawan. (idr/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top