Anak Cimpu Pemeran Film Silariang – Palopo Pos
Utama

Anak Cimpu Pemeran Film Silariang

PALOPO — Film Silariang (Cinta yang tak Direstui) versi istimewa yang tayang perdana di Makassar pada 14 Januari 2018, sudah tayang pula di Kota Palopo. Diputar di Platinum Cineplex City Market Palopo sejak Kamis 18 Januari 2018, lalu.

Khusus Senin 22 Januari 2018, pukul 19:00 Wita, malam tadi, pemeran utama Silariang, Andania Suri (yang berperan sebagai Zulaikha) bersama pemeran lainnya nonton bareng bersama masyarakat Palopo.

Salah seorang pemeran film ini, adalah putra Luwu. Namanya Fail Firmansyah (berperan sebagai Akbar). Ia anak Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu lahir tanggal 7 November 1991. Orang tuanya bernama Tonasrum, seorang petani. Ibunya Hj Nahria.

Untuk diketahui, Fail sekolah di SD Tondok Tangnga, Cimpu, SMPN 1 Belopa, SMAN 1 Belopa, dan meraih gelar Sarjana Teknik (ST) pada salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Makassar.
Demikian terungkap saat Asisten Produser Film Silariang, Iko saat berkunjung bersama pemain Film Silariang di kantor redaksi Palopo Pos, Senin 22 Januari 2018, kemarin.

Pemeran yang hadir yakni Andania Suri, Fail Firmansyah yang berperan sebagai Akbar, dan Nurlela berperan sebagai istri Akbar. Mereka diterima langsung oleh Direktur Utama Harian Palopo Pos Amran Suyuti, Direktur Palopo Pos Husain Rasyid, Wakil Direktur Pemasaran Ikhwan Ibrahim, dan Idris Prasetiawan (fotografer).

Iko menjelaskan, sebelum ke Palopo Pos, ia bersama pemeran Silariang telah melakukan sowan kepada Walikota Palopo HM Judas Amir, Datu Luwu Andi Maradang Mackulau Opu Daeng Bau, Dandim 1403 Sawerigading. ”Mereka sangat wellcome, dan mau nonton bareng sebentar malam (malam tadi),” ucapnya.

Ia juga menjelaskan judul Film Silariang yang sama dengan film sebelumnya. Menurutnya, Film Silariang memang banyak, sudah ada tujuh versi. Silariang (Cinta yang tak Direstui) ini merupakan versi istimewa. Karena film versi ini, lebih mencerminkan karakter orang Bugis-Makassar yang sesungguhnya yakni humanis. ”Tidak identik dengan kekerasan, tidak main badik. Jika harkat dan martabat tidak bisa lagi ditegakkan, maka tegakkanlah nilai-nilai kemanusiaan yang humanis,” ucapnya.

Silariang versi 2018 ini, banyak memberi nilai-nilai budaya yang edukatif. Bahwa silariang itu tidaklah melanggar agama sehingga dengan mudahnya menginjak-injak budaya. Tetapi melalui film ini, ingin mengedukasi bahwa silariang itu tidak gampang. Harus siap menanggung resiko. Dan konsekuensi yang harus diterima sangat berat.

Artis yang main di film ini merupakan perpaduan artis nasional papan atas dengan artis lokal. Pemain yang dilibatkan mampu menunjukkan kualitas akting yang mumpuni. Seperti Bisma Karisma yang berperan sebagai Yusuf, Andania Suri Dewi sebagai Zulaikha, dan pemain Senior seperti Dewi Irawan yang berperan sebagai Puang Rabiah, ibunda Zulaikha.

Untuk diketahui, Andania merupakan Gadis Sampul tahun 2010, pernah membintangi sejumlah film seperti Rumah di Seribu Ombak (2012), Hijabers in Love (2014), Air Mata Surga (2015), Beauty and The Best (2016).

Juga pernah jadi model video klip Vidi Aldiano – Gadis Genit (2011), SM*SH – Ada Cinta (2011), D’Masiv – Natural (2012), Gigi – Mutiara Yang Hilang (2012), dan Shortcut – Tak Pernah Sempurna OST “Catatan Si Boy” (2012).

Film Silariang (Cinta yang Tak Direstui) merupakan film tentang cinda dan adat Bugis – Makassar yang dikemas sesuai jaman now. Menceritakan kisah Yusuf, putra tunggal pengusaha kaya menjalin hubungan dengan Zulaikha, putri bangsawan Bugis yang masih kuat memegang adat.

Garis darah tidak sederajat membuat cinta keduanya menghadapi penghalang. Keluarga bangsawan Bugis tidak merestui pernikahan Zulaikha dengan Yusuf dari kalangan rakyat jelata yang kaya. Cinta yang terhalang memaksa Yusuf dan Zulaikha membuktikan kekuatan cinta mereka dengan Silariang.

Tapi cinta tak semudah yang mereka kira. Di kampung persembunyian yang ditabur panorama alam yang indah, kekuatan cinta Yusuf dan Zulaikha diuji oleh rintangan dan cobaan. Mampukah mereka bertahan atas nama cinta?.

Penggarapan film Silariang memakan waktu sekira 1,5 tahun, yang dimulai pada pertengahan tahun 2016. Dan baru selesai menjelang akhir tahun 2017. Lokasi syuting di Taman Batu Balloci, Pangkep, dan objek wisata Rammang-rammang, Maros.

Ada 1.300 orang yang ikut casting untuk memilih tujuh pemain lokal. Dan salah satu dari tujug pemain lokal adalah Fail Firmansyah, anak Cimpu, Kecamatan Suli, Kab. Luwu. (ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top