Butuh Perjuangan dan Doa – Palopo Pos
FEMALE

Butuh Perjuangan dan Doa

* Adila Amalia Irvan, Wakil Sulsel di Ajang Pemilihan Super Model 2018

MENJADI model yang profesional merupakan impian setiap orang. Tak terkecuali sosok female kita pekan ini. Dunia modelling telah membawa namanya menjuarai event-event top model. Salah satunya Pemilihan Super Model Indonesia yang tengah berlangsung di Jakarta.

Adila Amalia Irvan, merupakan sosok model yang tak asing lagi di dunia modelling di Kota Palopo. Sepak terjangnya di atas catwalk sudah tak diragukan lagi. Seabreg prestasi melalui ajang top model telah diikuti, dan Adila begitu ia disapa sebagian besar menjadi juaranya. Saat ini, Adila tengah berada di Jakarta untuk mengikuti Pemilihan Super Model Indonesia 2018. Dimana dirinya satu-satunya wakil dari Sulawesi Selatan.

”Iya saya satu-satunya perwakilan dari Sulsel. Saat ini, saya menjalani masa karantina. Dan agenda setiap hari full dengan jadwal fashion show, wawancara, tes minat dan bakat serta keahlian masing-masing. Hari ‘H’ Super Model Indonesia 2018 itu digelar pada Minggu 28 Januari 2018,” kata Adila via ponselnya yang tengah mempersiapkan diri mengikuti fashion show di Neo Soho Mall, Jakarta Barat.

Awalnya, anak pertama dari tiga bersaudara ini memang senang difoto. Saat difoto berbagai pose gaya fotogenik dan eye catching mudah saja didapatkannya. Sehingga pada tahun 2013 lalu, Adila memutuskan untuk bergabung di Jerry Model Management (JMM). Di JMM, Adila pun mulai mengikuti sejumlah ajang pencarian bakat modelling di bawah binaan JMM.

”Sejak gabung dengan JMM saya mulai sibuk dengan ajang lomba modelling yang bukan saja di Kota Palopo, tapi juga se Luwu Raya, bahkan di Makassar. Di sana saya banyak belajar bahwa untuk mencapai kesuksesan butuh perjuangan dan doa,” sebut alumni SMANSA Kota Palopo ini.

Siapa Adila? Adila anak dari pasangan Irvan S dan Nurmala Pagalla. Ia lahir di Palopo, 14 September 1997
. Ia tercatat sebagai mahasiswi Jurusan Sastra Inggris Universitas Fajar Makassar
Cewek berkaki jenjang ini mulai masuk karantina sejak tanggal 22 Januari 2018 lalu. Untuk menjadi seorang finalis yang satu-satunya berasal dari Sulsel. Dimana cewek berambut panjang yang hobi traveling ini melalui sejumlah tahapan dan seleksi. Dimana tahapannya diantaranya seleksi berkas online dan sejumah tes wawancara.

”Ada 400 pendaftar yang disaring hingga menjadi 32 finalis yang mengikuti tahap karantina, dan salah satunya saya. Saat itu saya langsung bertekad menjadi lebih baik agar dapat mengharumkan nama Kota Palopo di tingkat nasional,” ujarnya seraya pamit ingin mempersiapkan dirinya mengikuti fashion show bersama finalis model lainnya.(rhm/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top