Tiga Wanita Cantik Dituntut 10 Bulan – Palopo Pos
Kriminal

Tiga Wanita Cantik Dituntut 10 Bulan

* Kasus Pengeroyokan Yuni Mandasari di Jalan Lingkar

PALOPO— Ketiga wanita cantik yaitu Mutiara alias Tiara (18), Anita Ansar alias Anita (18) dan Lilis Paelongan alias Iis (20) yang melakukan pengeroyokan di jalan lingkar. Akhirnya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palopo, Erlysa SH dengan pidana penjara masing-masing selama 10 bulan.

Sidang tuntutan tersebut digelar di Pengadilan Negeri Palopo, Rabu 31 Januari 2018 lalu. Menurut Jaksa PU telah membuktikan para terdakwa benar melakukan tindak pidana sesuai pasal 170 ayat 1 KUHP.

Dalam isi tuntutan yang dibacakan jaksa dihadapan Majelis hakim yang diketuai Arief Winarso SH didampingi Raden Nurhayati SH dan Beauty D Simatauw SH. Menyatakan ketiga terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana secara terang-terangan dan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap korban Yuni Mandasari.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Mutiara alias Tiara, Anita Ansar alias Anita dan Lilis Paelongan alias Iis. Dengan pidana penjara selama 10 bulan dikurangi selama terdakwa berada didalam tahanan. Dan menyatakan barang bukti satu buah helm dirampas untuk dimusnahkan,” papar jaksa Erlysa.

Atas tuntutan tersebut jaksa sudah mempertimbangkan beberapa hal diantaranya hal yang memberatkan yaitu perbuatan para terdakwa meresahkan masyarakat dan akibat perbuatan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka. Sementara hal yang meringankan yaitu para terdakwa sopan selama sidang, mengakui perbuatan dan sudah berdamai.

Setelah pembacaan tuntutan majelis hakim akhirnya menunda sidang dan akan mengagendakan kembali pekan depan untuk mendengarkan putusan. “Sidang akan dilanjutkan lagi pekan depan untuk agenda putusan,” tutup hakim.

Diketahui kembali, ketiga terdakwa melakukan perbuatan penganiayaan kepada korban Yuni Mandasari pada bulan November 2017 lalu. Bertempat di jalan Baru Tanjung Ringgit, Kecamatan Wara Timur.

Berawal dari adanya permasalahan antar ketiga terdakwa dengan korban Sari, sehingga teman korban bernama Sartika dan Hafid ingin membantu menyelesaikan. Kemudian temannya tersebut membawa korban ke rumah kost yang mana merupakan kost dari ketiga terdakwa dan juga korban.

Setelah korban datang untuk membicarakan permasalahan yang terjadi malah ketiga terdakwa bertengkar mulut dengan korban. Karena tidak mau ada keributan di kost, para terdakwa membawa korban ke jalan Baru Tanjung Ringgit. Sesampainya di Tanjung Ringgit dan korban baru turun dari motor terdakwa Mutiara langsung memukul korban menggunakan helm.

Para terdakwa lainnya juga langsung memukul pada bagian kepala dan kaki serta belakang korban hingga korban terjatuh dan menangis. Selain itu, para terdakwa memaksa korban dan menarik bajunya untuk dibuka tetapi korban bertahan untuk tidak mau membukanya. Tak lama kemudian ada ada warga melihat dan akhirnya melerai kejadian itu. (udy/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top